In Vivo Enzim Selulosa Pada Jerami Padi Cetak
Oleh Nur Rizqi B   
Jumat, 28 November 2014 07:10

Tanaman serat merupakan pakan terbesar yang diproduksi di Asia Tenggara dan merupakan merupakan sumber pakan dasar pada sebagian besar sistem integrasi ternak tanaman. Limbah tanaman serat ini rendah nitrogen yang dapat difermentasi dan protein kasarnya di bawah level yang dibutuhkan mikroorganisme rumen. Di samping itu limbah pangan mempunyai karbohidrat yang dapat dicerna dalam dosis rendah, karena adanya asupan yang rendah dan fungsi rumen yang rendah, pada akhirnya meningkatkan emisi methan ke atmosfer (Hasil studi di UPLB Laguna dari april-mei 2004).

Rancangan percobaan yang digunakan adalah RAK dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan. Sembilan kerbau dalam masa pertumbuhan diberi pakan yang terdiri dari jerami padi sebesar 60%, 40% limbah pabrik bir. Jerami padi diperlakukan : perlakuan 1 ( 0% selulase), perlakuan 2 (0.25 selulase dan perlakuan 3 (0,5% selulase). Hasil studi membuktikan bahwa selulase meningkatkan kecernaan bahan kering sebesar   6.86 % dan 4.88%, protein kasar sebesar 3.16 % dan 4.9%, serat kasar sebesar  8.63% dan 9.14%, masing masing pada perlakuan 2 dan 3.

artikel selengkapnya [pdf]