Capai Hasil 8.5 ton/Ha GKP Petani Lempake Tersenyum Cetak
Berita
Oleh Margaretha   
Rabu, 20 Desember 2017 16:17

Ashari, petani di Desa Lempake yang telah mengaplikasikan pola tanam jarwo sebanyak 3 kali secara berturut turut.Petani Desa Lempake Samarinda yang merupakan binaan BPTP Kaltim berhasil panen 8,5 ton per Ha GKP (gabah kering panen) dengan luasan panen 1 Ha dari lahan padi 4 Ha. Varietas yang dikembangkan adalah Mekongga karena memiliki citarasa tersendiri dan menjadi primadona di wilayah ini.

“Cara tanam yang kami lakukan secara jajar legowo 2 : 1 telah terbukti mampu meningkatkan hasil panen dibandingkan cara sebelumnya” ujar Ashari, petani di Desa Lempake yang telah mengaplikasikan pola tanam jarwo sebanyak 3 kali secara berturut turut.

“Bptp Kaltim akan terus mendampingi petani dengan teknologi dan inovasi yang dimiliki sehingga mampu mendongkrak produksi menjadi lebih tinggi”, ujar Kepala BPTP Kaltim (Dr. Muhammad Amin S.Pi, M.Si).

Muh Amin menjelaskan bahwa untuk pemupukan lahan sebaiknya menggunakan pupuk organik, yang bahan dapat diperoleh dari jerami dan tanaman yang ada disekitar. Begitu juga dengan lahan dipematang sawah, dapat dimanfaatkan dengan menanam tanaman sela diantara pematang seperti tanaman talas Colocasia esculenta yang berguna melindungi tanaman dari serangan hama dan penyakit.

Kaltim memiliki potensi yang cukup tinggi untuk penambahan luas sawah baru, khusus untuk wilayah lempake diperkirakan mampu membuka lahan seluas 100 ha. Sehingga BPTP Kaltim akan terus mensosialisasikan kepada masyarakat petani untuk terus menanam padi varietas unggul dengan menggunakan teknologi tanam jajar legowo.