FP2S, Fasilitator Pembiayaan Usaha Tani Cetak
Oleh Fitri F   
Sabtu, 09 September 2017 13:05

Dalam mendorong percepatan pembangunan Kementerian Pertanian telah melakukan berbagai upaya. Salah satu upaya guna mencapai target pembangunan adalah dengan cara revitalisasi pembiayaan pertanian. Hal ini ditujukan untuk mendorong dan menjamin ketersediaan biaya usaha tani. Salah satu kendala penyaluran kredit usaha dalam sektor pertanian adalah adanya keterbatasan pendamping atau fasilitator dalam penyaluran kredit untuk usaha sektor pertanian. Oleh karena itu, Kementan memfasilitasi untuk membentuk FP2S (Fasilitator Pendamping Petani Swadaya).

FP2S adalah tenaga swadaya yang berfungsi mendampingi petani/gapoktan/pelaku usaha untuk mengakses pelayanan perbankan. Pelatihan pembekalan FP2S ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pemahaman dalam perbankan penyaluran dana, memantapkan data base sistem informasi nasabah/pelaku usaha.

Acara pembukaan pembekalan FP2S Gelombang 2 (24/08) dibuka secara resmi oleh Ir Sri Kuntarsih MM, (Direktur Pembiayaan Pertanian, Dirjen PSP Kementan) bertempat di BBPP Batangkaluku, Gowa, Sulawesi Selatan. Acara dihadiri kurang lebih 175 peserta dari wilayah Kalimantan, Nusa Tenggara dan Papua yang meliputi kepala BBPP Batangkaluku, Perwakilan dari BPTP, Dinas Pertanian serta PMT (Penyelia Mitra Tani).

Pembekalan FP2S Gelombang 2 dilaksanakan pada tanggal 25-28 Agustus 2017 di BBPP Batangkaluku, Gowa, Sulawesi Selatan. Peserta pembekalan ini diikuti oleh Penyelia Mitra Tani dari Program BLM-PUAP wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Barat.


Hadir sebagai narasumber dalam pembekalan tersebut, antara lain: Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian, Dirjen PSP Kementan, Biro Perencanaan, Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian, OJK, dan pihak Bank. Adapun materi yang disampaikan meliputi Peran dan Fungsi FP2S, Penguatan Kelembagaan dan Kewirausahaan Gapoktan, Kebijakan Pembiayaan Pertanian, Pengenalan Program SI APIK (Sistem Aplikasi Informasi Keuangan), Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan cara mengenal nasabah KUR.

Dengan adanya pembekalan FP2S ini diharapkan para peserta dapat menjembatani kebutuhan petani untuk mengakses fasilitas perbankan. Selain itu, dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan dalam mendampingi petani/gapoktan/pelaku usaha, mendorong dan mempercepat ketersedian pembiayaan usaha tani, membantu penguatan kelembagaan ekonomi petaniserta mengembangkan sistem informasi era digital.