Dukung Pertanian Modern, BPTP Kaltim Operasikan Transplanter Cetak
Berita
Oleh Admin   
Senin, 25 Juli 2016 15:04

Setelah lebaran usai, pada pertengahan Juli 2016 lalu, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kaltim  menggelar tanam bersama di Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur pada areal pengembangan padi sawah lebih dari 100 ha di Gapoktan Berkah Bersama. Acara yang digagas oleh BPTP Kaltim untuk mengejar Luas Tambah Tanam periode April-September (Asep) 2016 tersebut dihadiri oleh Dinas Pertanian Tanaman Pangan Prov Kaltim, Dinas Pertanian dan Peternakan kab Kutai Timur, BKPP Kutai Timur,  TNI, Camat Teluk Pandan, para Gapoktan, Kelompok Tani setempat dan anggota, serta peneliti dan penyuluh lapangan.

Kepala BPTP Kaltim (M. Hidayanto) dalam acara tanam bersama di Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur Acara tanam bersama tersebut dilakukan dengan menggunakan alat tanam atau transplanter, dan baru dilaksanakan pertama kali oleh Gapoktan Berkah Bersama di kawasan tersebut. Petani sangat tertarik dengan mesin tranplanter tersebut, karena akan sangat membantu untuk tanam serempak. Sementara ini petani menanam secara manual, dan karena keterbatasan tenaga kerja, sangat sulit jika dilakukan tanam serentak.

Kepala BPTP Kaltim (M.Hidayanto) disela-sela acara tanam bersama menyampaikan bahwa alat dan mesin pertanian terutama alat tanam dan panen ke depan sangat dibutuhkan untuk mendukung pertanian modern dan lebih efisien. Kementerian pertanian melalui dana APBN mulai tahun 2015 telah menyediakan anggaran yang cukup besar untuk mendukung penyediaan alat dan mesin pertanian tersebut termasuk di Kaltim. Lebih lanjut Hidayanto menyampikan  bahwa dengan alat tanam tersebut dibutuhkan waktu hanya sekitar 5-6 jam per hektar, sementara jika tanam secara manual (tenaga manusia) dibutuhkan tenaga kerja sekitar 20 orang per hektar.

Sebagai informasi bahwa di kawasan tersebut petani menggunakan benih padi yang turun temurun,  sehingga petani membutuhkan benih varietas unggul. Oleh karena itu pada acara tersebut Kepala BPTP Kaltim juga memberikan bantuan benih sumber padi Varietas Unggul Baru (VUB) Badan Litbang Pertanian (antara lain Inpari 22, 30 dan Inpara 2) kepada lima gabungan kelompok tani (Gapoktan) yaitu Berkah Bersama, Karya Etam Mandiri, Harapan Bersama, Tunas Harapan dan Gapoktan Redan Mandiri. Diharapkan oleh Hidayanto bahwa benih sumber VUB padi tersebut untuk dikembangkan, yang nantinya diharapkan sebagai sumber benih untuk kawasan tersebut dan sekitarnya, sehingga kedepan tidak bergantung kepada bantuan benih dari pemerintah. Di acara diskusi, kelompok tani sangat mengharapkan dukungan pemerintah untuk penambahan alat olah tanam, alat tanam, alat panen, dan mesin air. selain itu diharapkan terus dilakukan pendampingan dan pelatihan yang terkat dengan teknologi baru dari BPTP Kaltim.

LAST_UPDATED2