Inovasi Teknologi di Lahan Eks Tambang Cetak
Oleh Margaretha   
Senin, 07 Desember 2015 14:29

BPTP Kaltim memiliki peran dalam menginformasikan dan menyebarluaskan inovasi / teknologi untuk meningkatan kesejahteraan hidup masyarakat khususnya pertanian. Kelompok tani Mandiri Bersama dan Bumi Lestari yang lokasinya berada di daerah bekas tambang dan merupakan salah satu binaan BPTP Kaltim. Petani dibina serta didampingi dalam mengolah lahan eks tambang yang tentu saja berbeda dengan lahan pertanian lainnya.

Jumat, 20 November 2015 yang lalu, Kepala Balai BPTP melakukan tanam benih jagung di lahan eks tambang seluas 50 x 100 m yang dijadikan demfarm. Pada lokasi ini juga akan di tanami padi, jagung dan kedelai dimana tanah tesebut sebelumnya telah diberikan perlakukan khusus. Keberhasilan demfarm akan diaplikasikan di lahan eks tambang dengan luas 2 Ha.

Setelah itu acara dilanjutkan dengan melihat uji coba pembuatan mocaf (modified Cassava Flour) atau tepung singkong hasil modifikasi. Petani didampingi pembuatan mocaf mulai dari penimbangan, pengupasan, pemotongan, perendaman (fermentasi), pengeringan, penepungan dan pengayakan. Pengolahan singkong gajah menjadi mocaf dilakukan uji ekonomis pada 500 kg singkong, untuk meningkatkan nilai tambah dari singkong serta membandingannya dengan tepung terigu.

Kepala BPTP juga meninjau secara langsung pertumbuhan dari bibit kemiri sunan, yang telah ditanami mulai bulan Agustus 2015. Bibit tersebut berasal dari Balai Penelitian Tanaman Industri Suka Bumi sebanyak 6.000 bibit yang rencananya akan ditanam di lahan seluas 60 Ha. Saat ini bibit kemiri sunan telah ditanam sekitar 700 batang di  areal 10 Ha. “Kemiri sunan ini kalau berhasil maka lahan yang semula gundul pada masa mendatang akan hijau kembali dan bisa menjadi solusi bagi masalah energi nasional”, ujar kepala BPTP Kaltim.

tanam benih jagung di lahan eks tambang