Tingkatkan Daya Saing Produk Pertanian dengan Inovasi Teknologi Spesifik Lokasi Cetak
Oleh Afrilia dan Bagus   
Jumat, 20 November 2015 07:40

Sub sektor hortikultura hingga saat ini masih menjadi salah satu komoditas strategis pertanian di Indonesia dan Pembangunan sub sektor hortikultura membutuhkan keterpaduan dukungan dari semua pihak yang terkait, sehingga BPTP Kaltim mengadakan Kegiatan Bimbingan Teknis Pendampingan Kawasan Hortikultura Tanaman Cabai, Bawang Merah dan Jeruk yang bertempat di Auditorium BPTP Kaltim pada tanggal 18 November 2015.

Kegiatan tersebut dihadiri kurang lebih 30 peserta terdiri dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten/Kota Se Kalimantan Timur, Ketua Kelompok tani dan petani kooperator pelaksana kegiatan, Penyuluh Pertanian serta 3 narasumber yaitu 1. Tri Mawarni (Kabid. Hortikultura Distan Prov. Kaltim), 2. Rismawita Sinaga (Peneliti Balitsa Lembang Bandung) dan 3. Ir. Nurbani (Peneliti BPTP Kaltim)

Sambutan dari Bapak Kepala BPTP Kaltim (Dr. Ir. M. Hidayanto, MP) menyampaikan bahwa BPTP dan Balai Komoditas bersinergi bersama Dinas/Instansi terkait yang ada di Provinsi/Kabupaten melalui inovasi teknologi berdasarkan spesifik lokasi yakni melalui potensi yang ada didaerah tersebut untuk dikembangkan sehingga dapat menjadi suatu kawasan yang mempunyai kekuatan berdaya saing.

Ir. Nurbani, dalam materi yang berjudul Pendampingan Pengembangan Kawasan Hortikutura di Kaltim dan Kaltara menyampaikan bahwa Untuk menstabilkan harga komoditas maka diperlukan perbaikan dalam sistim tata niaga yang sesuai prosedur, dimana tanaman cabai dan bawang merah ini dapat memacu inflasi sehingga diperlukan analisis usaha tani sebagai motivasi petani mengetahui keuntungan dalam budidaya tanaman.

Tri Mawarni (Kabid Hortikultura Distan Provinsi Kaltim) mengatakan Gerakan Tanam Cabai Musim Kemarau dan Perluasan Bawang Merah diluar musim dengan tujuan pemenuhan kebutuhan akan cabai dan bawang merah untuk daerah sendiri, menghindarkan dari produk yang melimpah pada saat musim kemarau, dan menghindarkan lonjakan harga yang tinggi pada saat musim hujan. Sedangkan Ibu Risnawita Sinaga (Peneliti Balitsa Lembang Bandung) dalam materinya yang berjudul budidaya tanaman sehat bawang merah dan cabai merah meyampaikan bahwa dalam membudidayakan tanaman bawang merah dan cabai diperlukan perencaan tanam yang terdiri dari :

  1. Pemilihan Lokasi tanam.
  2. Sistim Tanam
  3. Pola Tanam
  4. Waktu Tanam
  5. Pemilihan Varietas / Benih