Kemarau bukan penghalang musim tanam di Sebuntal Cetak
Oleh Margaretha   
Jumat, 02 Oktober 2015 13:20

Sebuntal,  30/9/2015, Berbagai upaya terus dilakukan dalam peningkatan produktivas padi menuju swasembada pangan, kali ini kegiatan tanam bersama perluasan tambah tanam periode April – September dilaksanakan di Desa Sebuntal, Kecamatan Marang Kayu, Kabupaten Kutai Kartanegara. Turut hadir pada acara ini Penanggung Jawab Pusat UPSUS (Dr. Ir. Ali Jamil), Kepala Dinas Pertanian Prov. Kalimantan Timur, Kepala Badan Ketahan Pangan dan Penyuluh Kalimantan Timur, Kepala BPTP Kaltim (Dr. Ir. M. Hidayanto), Dandim 0908 Bontang, Kepala Dinas Pertanian Kutai Kartanegara, Para UPTD Dinas Kutai Kartanegara, Camat Marang Kayu serta Gapoktan dan petani setempat.

Meski Kemarau air di Desa Sebuntal masih tercukupi untuk tanam padi

Musim kemarau bukanlah mejadi penghalang dalam musim tanam kali ini, karena air yang berasal dari bendungan sungai Talakeh mampu mengairi seluruh sawah yang berada di Desa Sebuntal, dengan luas sawah 505 Ha (IP 3 kali) dalam setahun 3 kali tanam. Akan tetapi permasalahan yang muncul adalah kurangnya benih, oleh sebab itu BPTP Kaltim membantu dengan memberikan benih Inpari 30 sebanyak 560 Kg kepada 3 kelompok tani yaitu Kelompok tani Setia Kawan, Bina Sejahtera dan Perintis. “Semoga benih ini dapat digunakan untuk secara maksimal sehingga dapat meningkatkan produksi hasil pertanian” ujar Hidayanto.

Menurut Kepala Dinas Pertanian Kukar, Desa Sebuntal ini merupakan lumbung pangan dengan urutan kedua di Kab. Kutai Kartanegara. Hal ini harus tetap dipertahankan dan tidak menutup kemungkinan untuk menjadi lumbung pangan utama di Kukar, apalagi dalam waktu dekat akan membukaan areal lahan sawah seluas 3 Ha dengan bantuan TNI.

Pola pikir petani dalam mengembangkan serta meningkatkan produksi padi masih rendah dan bersifat tradisional, sehingga BPTP serta para PPL akan terus mendampingi petani untuk merubah hal tersebut. “Musim tanam padi sawah kali ini diharapkan petani menanam secara serentak untuk mengurangi serangan hama serta dapat meningkatkan produksi padi” , demikian disampaikan Ali Jamil saat mengakhir acara.