Pemberdayaan Petani melalui Demfarm Padi Cetak
Berita
Oleh Margaretha dan Muryani   
Rabu, 22 April 2015 09:22

BPTP Kaltim mendukung program UPSUS peningkatan padi, jagung dan kedelai melalui metode demfarm padi seluas 5 hektar. Tim Peneliti/penyuluh BPTP Kaltim terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan Koramil untuk melakukan survey CPCL (calon petani dan calon lokasi) lokasi Demfarm di Kab. Kutai Kartanegara.

CPCL yang ditetapkan adalah kelompok tani Suburjaya di desa Sido Mulyo Kec.Anggana, Kab. Kutai Kartanegara. Lokasi ini dipilih karena berdekatan dengan lokasi optimasi lahan dan lahan pengembangan kedelai dan jagung. Tim dan petani menyepakati bahwa akan menggunakan varietas benih padi dengan varietas unggul berlabel (VUB) yang spesifik lokasi, penggunaan pupuk berimbang (urea, NPK dan organik) yang sesuai rekomendasi, penggunaan pestisda yang ramah lingkungan dan menggunakan sistem tanam jajar legowo 2 :1 .

Sebelum melakukan penanaman terlebih dahulu akan dilakukan uji tanah yakni dengan mengambil tanah sampel untuk penentukan NPK dengan menggunakan PUTS (Perangkat Uji Tanah Sawah), dimana hasil yang diperoleh akan dijadikan dasar dalam penggunaan pupuk NPK. Begitu juga dengan waktu persemaian akan dilakukan secara serentak sehingga kelak akan mengalami masa panen yang bersamaan.

Kegiatan ini diharapkan dapat berjalan dengan lancar sehingga melalui bantuan yang diberikan dapat meningkatkan kesejahteraan petani. Dikemudian hari petani dapat menerapkan teknologi padi yang sudah teruji sehingga mereka mampu menggunakan potensi yang dimiliki dalam meningkatkan produksi dan produktivitas padi.

Tim Peneliti /Penyuluh  melakukan koordinasi dengan Koramil Anggana

Muryani Purnamasari SP memberikan arahan kepada para petani terkait sistem tanam yang akan digunakan