Implementasi ICLM dalam Optimalisasi Lahan Bekas Tambang Batubara Cetak
Oleh Margaretha   
Kamis, 23 Oktober 2014 14:02

Kepala BPTP Kaltim menyambut tim dari J- Power yang berkunjung ke samarinda pada Kamis, 22 Oktober 2014. Kedatangan tim dari negeri sakura ini bertujuan untuk melihat perkembangan proses penelitian  produk potasium silikat yang telah mulai dilakukan bulan agustus 2014.

Pada kesempatan ini juga Tim diajak untuk melihat lahan bekas tambang yang ada di Embalut, Kutai Kartanegara. Optimalisasi lahan bekas tambang batubara guna mendukung pertanian berkelanjutan memiliki prinsip membangun sebuah model pengembangan pertanian ramah lingkungan dengan mengimplementasikan inovasi teknologi Intergrated Crop Land Management (ICLM) berbasis pupuk hayati dan penggunaan pestisida ramah lingkungan (bersertifikasi WHO), yang dilaksanakan secara partisipatif dan berkelanjutan dengan tetap mengutamakan kearifan lokal.

Kepala BPTP Kaltim menjelaskan tahapan – tahapan dalam mengoptimalisasikan lahan bekas tambang menjadi lahan pertanian. Proses menjadi lahan seperti sekarang ini membutuhkan waktu 3 tahun. Tim dari J-Power yang diketuai oleh Tanabe memberikan apresiasi yang sangat baik dan mereka cukup berkesan atas kesuksesan dalam mengoptimalisasi lahan tambang tersebut.

rombongan tim j-power dalam kunjuungannya di lahan bekas tambang batubara ds. Embalut-Kukar