Sinergisme PSDSK, langkah awal menuju 2 juta sapi di Kaltim Cetak
Berita
Oleh Nur Rizqi B   
Selasa, 25 Maret 2014 08:15

Bertempat di auditorium BPTP Kaltim,  pada hari senin tanggal 24 maret 2014 telah dilaksanakan sinergisme program PSDSK antara Dinas Peternakan Provinsi Kaltim, Lolitsapo Pasuruan dan BPTP Kaltim. Tujuan dari pertemuan adalah tercapainya persamaan persepsi program PSDSK antara pelaku PSDSK tersebut di atas dan sudah barang tentu  diharapkan adanya kerjasama yang cukup apik di lapangan antara Balitbangtan dan Dinas terkait.

Lolitsapo  yang  diwakili oleh DR. Dicky Pamungkas dan Peneliti senior DR Lukman sebagai wakil dari Badan litbang Pertanian, memaparkan Pedum dan Juklak PSDSK yang di inisiasi Balitbangtan.  Sedangkan Dinas Peternakan Provinsi Kaltim mengemukakan program Dinas Peternakan di Kaltim yang sekarang ini lebih berfokus pada integrasi sapi sawit serta pemanfaatan lahan tambang.  Pihak BPTP Kaltim sendiri mengemukakan rencana pendampingan yang akan dilaksanakan pada tahun 2014. Acara yang dipandu langsung oleh kepala BPTP Kaltim, DR M Hidayanto ini,  sepertinya dapat menjawab tujuan yang ingin dicapai dalam sinergisme ini karena banyaknya masukan yang sangat berarti bagi BPTP Kaltim dalam hal pendampingan PSDSK di Kaltim.

Apa hubungannya dengan 2 juta sapi ?  Dua juta ekor sapi di Kaltim 2018 mengemuka  karena sangat erat kaitannya dengan Pendampingan PSDSK, sebab pendampingan PSDSK membantu terwujudnya program Kaltim tersebut di atas. Sehingga dikatakan bahwa padu padan ini merupakan langkah awal menuju terwujudnya 2 juta ekor sapi di Kaltim tahun 2018. Banyak pihak meragukan kemampuan Kaltim mewujudkan populasi tersebut.  Tetapi jika dilihat dari banyaknya pihak yang menyokong program ini, sebut saja, dari APBD I, Bank Kaltim, Bank BRI, beberapa perusahaan, termasuk perusahaan Kelapa Sawit, tidak mustahil program ini dapat berjalan dengan baik. Semoga…..