FGD : Penentuan Variabel Pencapaian Swasembada Beras di Kaltim Tahun 2014 Cetak
Berita
Oleh Dhyani dan Bagus   
Selasa, 16 Juli 2013 13:25

Dalam rangka menyusun pencapaian target sukses komoditas beras Tahun 2014 di Kalimantan Timur, pada hari Selasa, 16 Juli 2013 bertempat di ruang rapat lt. 2 BPTP kaltim dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD) supaya permodelan yang dibuat dapat lebih tepat dan berhasil guna.  FGD yang dipimpin oleh Kepala BPTP Kaltim (Dr. Ir. M. Hidayanto, MP) dihadiri Tim Aplikasi Sistem Modelling Kaltim antara lain Prof. Ir. Riyanto, MSi.,, Dinas Pertanian Pangan Prov Kaltim Rusliansyah dan Gunawan W), BKPP Prov Kaltim (Irian Noor), Dinas Pekerjaan Umum Prov Kaltim (Yusi LM), dan UPTD BPSB Prov Kaltim (Weeny) dan para peneliti BPTP Kaltim.

Prof. Ir. Riyanto, MSI., mengatakan bahwa produksi adalah hasil kerja dari berbagai faktor produksi sehingga apabila ingin target produksi dapat tercapai maka kinerja faktor produksi juga harus terjaga.  Demikian pula untuk pencapaian swasembada beras.  Sementara Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Pangan Prov Kaltim menyapaikan bahwa variabel sistem dinamik pencapaian swasembada beras di Kaltim adalah Catur Strategi yaitu : benih, alsintan, pengairan dan pupuk berimbang. Sementara untuk potensi lahan terutama sawah, sampi saat ini belum ada dat yang pasti.  Luas lahan sawah yang ada sejak tahun 2001 – 2012 berkisar kurang dari 150.000 ha.  Produktivitas padi  adalah 4,56 ton, sementara untuk produktivitas padi sawah yang diatas 5 ton/ha hanya ada di 2 kabupaten yaitu PPU dan Kukar.  Dan untuk produktivitas lahan kering adalah sekitar 2,5 ton/ha.  Dari data yang ada target untuk tercapainya swasembada beras adalah 5,35 ton/ha.  Kabid PLA Dinas Tanaman Pangan Prov Kaltim mengatakan bahwa berdasarkan perhitungan maka swasembada beras kaltim baru bisa tercapai tahun 2018 diluar Prov Kaltara.

BKPP Prov Kaltim menyampaikan bahwa jumlah penyuluh Kaltim seluruhnya ada 1.224 orang dengan wilayah kerja 1.422 desa/kelurahan.  Sementara dari Dinas PU Prov Kaltim menyampaikan bahwa dengan potensi irigasi yang ada maka swasembada beras dapat tercapai.

Sebagai target akhir dari kegiatan FGD ini adalah terciptanya model dinamik pencapaian swasembada beras ramah lingkungan di Kaltim pada tahun 2014.