“biourine plus” sita perhatian Peternak Kaltim Cetak
Berita
Oleh Nur Rizqi B dan Bagus   
Jumat, 19 April 2013 10:01

Tanggal 18 april 2013 merupakan hari yang penuh arti bagi  salah satu kelompok tani  binaan BPTP Kaltim yaitu kelompok tani Sumber Rejeki, Balikpapan. Pada hari itu wakil petani seluruh Kalimantan Timur bertandang ke Sumber Rejeki, yang dimotori oleh Bapeltan (Badan Pelatihan Pertanian)  propinsi Kalimantan Timur, untuk menimba ilmu bagaimana melakukan agribisnis sapi potong.  Acara dihadiri oleh lebih kurang 60 orang yaitu, Dinas Pertanian, Kelautan dan Pertanian Balikpapan, BPP Teritip, Bapeltan, BPTP Kaltim, anggota kelompok tani Sumber Rejeki dan wakil petani se-Kaltim. Alasan dipilihnya lokasi ini karena kelompok tani sumber rejeki telah melaksanakan agribisnis sapi potong dan berhasil meningkatkan kesejahteraan hidupnya.

Acara berlangsung dinamis dengan adanya tanya jawab di antara peternak. Banyak hal yang menarik yang mengemuka pada kesempatan tersebut. Pertama adalah cara pemanfaatan ampas tahu sebagai pakan penguat sapi potong supaya tidak berbau. Pengalaman peternak  Sumber rejeki supaya ampas tahu tidak berbau adalah dengan mencampur ampas tahu dengan dedak dan EM4, selain itu penyimpanan ampas tahu tidak disarankan di atas tanah langsung tetapi harus di beri alas kayu. Kedua, tanaman pakan ternak yang digunakan oleh peternak Balikpapan menjadi perhatian tersendiri yaitu rumput bantakan dan kaliandra. Peserta tertarik terhadap kaliandra dan berniat untuk  mengembangkannya di daerah masing masing.

Satu hal lagi yang menjadi pusat perhatian peserta adalah biourine plus. Peserta baru mengetahui kalau urine sapi bisa dijadikan pupuk organik  dan sangat bermanfaat bagi tanaman. Dan yang tidak kalah pentingnya adalah dapat menambah pundi pundi rupiah peternak, karena 1 liter biourine plus berharga Rp. 10.000 dengan R/C sebesar 3.6. Beberapa keunggulan biourine yang merupakan salah satu teknologi Badan Litbang diantaranya adalah mampu mengatasi penyakit keriting pada pepaya dan mampu memperpanjang masa produksi pada tanaman cabe karena telah dicampur dengan beberapa macam empon-empon.

Di akhir acara para peserta mendapat oleh oleh dari BPTP Kaltim dan kelompok tani Sumber Rejeki berupa benih kaliandra dan biourine plus hasil produksi kel. Tani Sumber Rejeki yang telah dikemas apik dalam botol 1 liter. Semoga ilmu yang didapat bermanfaat bagi semua kalangan, khususnya peternak.