Lahan Sub Optimal Jadi Pilihan Topik V-I'AM series#2. Cetak
Oleh Bagus   
Rabu, 15 Juli 2020 19:18

Pelaksanaan V-I'AM series#2 BPTP Kalimantan Timur dengan tajuk “Pemanfaatan Lahan Sup-Optimal Mendukung Ketahanan Pangan” yang dibuka oleh Dr. Sigit Handoko mewakili Kepala BBP2TP Bogor berjalan lancar dan sukses sesuai rencana. 15/07.

Acara yang diikuti kurang lebih 180 peserta melalui media Zoom dan Youtube tersebut berjalan dengan lancar dan sukses. Topik yang diambil cukup menarik bagi semua peserta karena memang berpotensi luar biasa jika mampu dimanfaatkan secara optimal, tentu tidak mudah tapi sangat memungkinkan.

Pembahasan topik series#2 ini menghadirkan narasumber yang sangat kompeten antara lain Kepala Dinas Pertanian Prov. Kaltara (Ir. Wahyuni Nuzband, M.A.P), Kepala Balitra Banjarbaru (Dr. Yiyi Sulaeman) serta Peneliti BPTP Kaltim (Dr. M. Hidayanto) dan dipandu langsung oleh Kepala BPTP Kaltim (Dr. M. Amin).

Wahyuni Nuzband memaparkan potensi lahan sub optimal yang ada di Kalimantan Utara dengan karakteristik yang spesifik tentunya dengan materi berjudul "Potensi lahan pertanian di lahan sub optimal dalam mendukung ketahanan pangan di Kalimantan Utara" dilanjut Yiyi Sulaeman membawakan materi "Implementasi panca kelola lahan untuk optimalisasi lahan rawa" dengan 5 teknologi utama yaitu : 1. Pengelolaan air, 2. Penyiapan dan penataan lahan, 3. Ameliorasi dan pemupukan, 4. Budidaya tanam serta, 5. Pengendalian HPT.

Materi terakhir dibawakan oleh peneliti senior BPTP Kaltim, Muh. Hidayanto dengan judul materi "Optimalisasi lahan sub optimal mendukung peningkatan produksi pangan".

Setelah sesi pemaparan, dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab seputar bagaimana pengelolaan lahan sub optimal agar mampu menjadi lahan yang lebih produktif yang tentunya tujuan akhirnya bagaimana meningkatkan produktifitas serta kesejahteraan para pelaku bidang pertanian.

Berharap apa yang telah disampaikan bermanfaat dan bisa menjadi stimulan serta menambah semangat untuk berkarya di bidang pertanian, khususnya bagi daerah yang memiliki lahan sub optimal untuk terus dioptimalkan pemanfaatannya.