VUB Jagung Nasa 29 kini hadir di Paser Cetak
Berita
Oleh Fitri F   
Rabu, 26 Juni 2019 19:48

Jagung merupakan salah satu komoditas pangan utama. Kebutuhan jagung terus meningkat sehingga produksi jagung harus ditingkatkan. Peningkatan produksi jagung dipengaruhi oleh beberapa komponen teknologi, diantaranya adalah penggunaan benih Varietas Unggul Baru (VUB). Upaya ini dilakukan guna mendukung program Swasembada Jagung khususnya di Provinsi Kalimantan Timur.

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) telah merilis jagung hibrida diantaranya jagung NASA 29. Agar VUB jagung NASA 29 dapat dikenal dan berkembang dimasyarakat, maka diperlukan upaya pengenalan VUB melalui kegiatan diseminasi.

Kegiatan diseminasi ini merupakan bagian dari kegiatan pendampingan uji adaptif spesifik lokasi komoditas jagung. Didampingi oleh Ka UPT BPP Kuaro dan penyuluh Lapang,  BPTP Balitbangtan Kaltim melaksanakan kegiatan diseminasi inovasi teknologi budidaya jagung NASA 29 dilahan seluas lima hektar di kelompok tani "Suwayur" Desa Sandeley, Kec. Kuaro, Kab Paser (25/06).

Dalam kesempatan ini, peneliti BPTP Kaltim (Tarbiyatul M) menyampaikan teknologi dan inovasi budidaya jagung Nasa 29, antara lain: perlakuan benih sebelum tanam, pengenalan seedplanter, dosis penggunaan  pupuk, penanaman sistem tanam jarwo, dan penggunaan bio-dekomposer.

Disela penyampaian materi, juga disampaikan mengenai keunggulan dari Jagung NASA 29, diantaranya: potensi hasil yang tinggi (bisa mencapai 13.5 ton/ha), pertumbuhan tanaman cepat, batang besar, akar kuat sehingga tahan rebah, tahan penyakit bulai, karat dan hawar daun dan juga toleran kekeringan.

Selain itu, tongkol berukuran besar dan panjang serta stay green sehingga sangat disukai oleh petani jagung karena batang dan daun bagian atas tongkol dapat dimanfaatkan sebagai hijauan pakan ternak.

Diakhir pertemuan, tak lupa diserahkan bantuan benih jagung NASA 29 sebanyak 125 kg kepada kelompok. Salah satu anggota kelompok mengucapkan terima kasih atas bantuan benih yang telah diberikan oleh BPTP Balitbangtan Kaltim. Tak lupa, mereka berharap selalu diberikan motivasi, pendampingan, dan pengawalan selama kegiatan berlangsung.

BPTP Balitbangtan Kaltim selalu siap dalam pendampingan dan pengawalan penerapan teknologi dan inovasi pengembangan jagung hibrida di wilayah ini. Bravo..#Pangan untuk Negeri..