"SEPUNGGUR" Lahan Rawa yang Berpotensi IP 300. Cetak
Berita
Oleh Tarbiyatul   
Sabtu, 01 Desember 2018 19:10

Musim gadu menjadi momok petani padi sawah karena serangan hama burung dan OPT lainnya. Hal ini berbeda dengan yang dilakukan petani di Sepunggur. Pasalnya hasil panen saat ini menggembirakan petani. Keberhasilan ini ternyata memotivasi petani untuk segera tanam kembali. Artinya lahan rawa pasang surut di Permukiman Transmigrasi Sepunggur berpotensi ditanam 3 kali dalam 1 tahun.

Guna penderasan transfer inovasi teknologi, BPTP Kaltim telah melaksanakan pengkajian Kerjasama Penelitian, Pengkajian Pengembangan Pertanian Strategis (KP4S) dalam rangka mendukung program strategis Kementan dan daerah Provinsi Kalimantan Utara.

Uji adaptasi 5 jenis VUB Balitbangtan dan 2 jenis padi unggul lokal dengan penerapan rekomendasi teknologi lahan pasang surut yang ditanam pada Juli-Agustus, telah panen perdana di minggu ke-2 November. Semua jenis padi baik VUB maupun unggul lokal, adaptif dengan hasil terendah 4,8 ton GKP/ha dan tertinggi 8 ton GKP/ha.