BPTP Balitbangtan Kaltim Siap Dampingi Pengembangan Padi Lahan Kering di Kaltara. Cetak
Berita
Oleh Margaretha   
Jumat, 26 Januari 2018 08:32

Tim Balai Besar PengkajianĀ  dan Pengembangan Teknologi Pertanian (BBP2TP) beserta Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kaltim didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Prov. Kalimantan Utara melakukan panen di Desa Pimping Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara (24 Januari 2018)

Panen Padi Ladang di Desa Pimping Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara (24 Januari 2018)

Dengan produktivitas tertinggi 3 ton/Ha GKP untuk 1 kali panen/tahun, maka kebutuhan beras lokal ini sulit untuk terpenuhi. Untuk itu petani berharap adanya inovasi yang tepat agar ketersediaan beras ini bisa terjamin, paling tidak untuk memenuhi kebutuhan lokal masyarakat.

Menanggapi persoalan tersebut, Dr. Ir. Haris Syahbuddin, DEA (Kepala BBP2TP) menyatakan bahwa padi lokal memiliki nilai ekonomis yang tinggi, akan tetapiĀ  produktivitasnya tidak terlalu tinggi. Untuk itu perlu adanya sistem tanam yang tepat yang mampu meningkatkan produktivitas hasil. Largo, adalah jawaban dari persoalan petani padi lokal di Desa Pimping ini, Inovasi dari Badan Litbang Pertanian ini bisa memungkinkan produktivitas hasil padi lokal menjadi 2 kali lipat bahkan lebih dari produktivitas semula.

Untuk pelaksanaan di lapangan, Tim Peneliti dan Penyuluh BPTP akan melakukan pendampingan yang insentif agar hasil panen bisa optimal, hal itu di ungkapkan oleh Dr. Muhamaad Amin (Kepala BPTP Balitbangtan Kalimantan Timur) dalam kesempatan yang sama.