Si Cantik Pengusir Hama di Lahan Sawah Cetak
Oleh Retno Widowati   
Kamis, 08 Maret 2018 15:25

Ada banyak cara pengendalian hama pada tanaman padi, mulai dari pengendalian kimiawi yang menggunakan bahan-bahan kimia hingga menggunakan secara alami. Salah satu cara pengendalian hama tanaman padi dengan memanfaatkan tanaman hias dikenal dengan sebutan Refugia. Menurut berbagai sumber, refugia merupakan suatu area yang ditumbuhi beberapa jenis tumbuhan yang dapat dijadikan habitat alami, menyediakan tempat perlindungan, sumber pakan atau sumberdaya yang lain bagi musuh alami seperti predator dan parasitoid.


Berbeda dengan predator, parasitoid yaitu serangga yang hidup menumpang pada serangga lain. Parasitoid melumpuhkan hama dengan cara meletakkan telurnya pada telur atau ulat hama padi, sehingga hama tidak berkembang/mati.

Teknik Refugia lebih tergolong ekonomis dan juga tentu lebih ramah lingkungan dan kesehatan, karena dengan menggunakan teknik ini tidak menggunakan bahan-bahan kimia yang dapat merugikan kesehatan. Ciri umum tanaman yang bisa dijadikan refugia, yaitu bunga tanaman berwarna terang dan menghasilkan nektar yang bermanfaat sebagai sumber pakan musuh alami. Dengan adanya pertanaman refugia, kemampuan musuh alami dalam menekan hama dapat meningkat. Berdasarkan hasil penelitian, berikut beberapa jenis tanaman yang paling cocok digunakan sebagai tanaman refugia pada tanaman padi, yaitu :

 

  1. Bunga Kertas (Zinnia) kelebihan bunga kertas, selalu mekar dan bunganya beraneka warna sehingga banyak dikunjungi serangga dari berbagai jenis kupu-kupu, semut, kumbang, laba-laba dan lebah. Kelebihan lain tanaman ini mudah ditanam (cepat tumbuh), bibit mudah diperoleh, regenerasi tanaman tergolong cepat dan berkesinambungan.
  2. Bunga Jengger Ayam (Celosia cristata) tanaman ini juga sangat mudah tumbuh meskipun dalam kondisi lahan yang tidak menguntungkan, bunganya yang cukup cantik dengan warna yang mencolok. Disamping itu bunga ini banyak dimanfaatkan untuk pengobatan tradisional diantaranya : mengobati kencing darah, dan menyembuhkan infeksi saluran kencing.
  3. Tanaman kacang panjang juga ternyata sangat cocok digunakan untuk usaha konservasi musuh alami. Tanaman kacang panjang ini bisa diambil manfaat secara langsung (bahan makanan) dan secara tidak langsung (sebagai refugia).

 

 

Adapun masa tanam yang tepat bagi tanaman refugia di lahan sawah adalah sesaat setelah pembuatan galengang/pematang selesai. Dengan demikian pada saat tanaman refugia berbunga, padi sudah mulai tumbuh sehingga dapat terhindar dari hama tanaman.