Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
upg
Suplemen Sinta
pustaka
wbs
Katam

Media Sosial

Counter Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini555
mod_vvisit_counterKemarin794
mod_vvisit_counterMinggu ini1349
mod_vvisit_counterMinggu Terakhir6692
mod_vvisit_counterBulan ini14140
mod_vvisit_counterBulan Terakhir24645
mod_vvisit_counterSemua hari1053577

Online (20 menit yang lalu): 18
IP Anda: 3.226.243.10
,
Hari ini: 16 Sep, 2019
Info Teknologi
Pupuk Cair Bio Urine PDF Cetak E-mail
Oleh Dhyani N   
Rabu, 08 Mei 2019 10:35

Limbah hasil ternak yang asalnya tidak terpakai dan terbuang sia-sia serta mencemari lingkungan, kini juga ikut andil dalam pertanian organik. Dengan adanya proses pengolahan dan sedikit sentuhan teknologi, maka limbah hasil ternak dapat dikemas menjadi pupuk organik, yang memiliki keunggulan ganda selain bermanfaat bagi tumbuhan juga dapat memperbaiki unsur hara pada tanah yang tidak dimilki oleh pupuk kimia, sehingga kesuburan tanah bisa dijaga. Satu ekor sapi bali dapat menghasilkan urine sebanyak 5 liter per hari.  Beberapa manfaat bio urine antara lain  1) memperbaiki struktur kandungan organik tanah, 2) perangsang pertumbuhan akar tanaman pada benih/bibit 3) sebagai pupuk daun organik 4) dengan dicampur pestisida organik bisa membuka daun yang keriting akibat serangan thrip 5) mencegah datangnya berbagai hama tanaman

 

Pupuk cair bio urine juga memiliki beberapa kelebihan antara lain 1) dapat secara cepat mengatasi defesiensi hara, 2) jumlah kandungan nitrogen, fosfor, kalium dan air lebih banyak jika dibandingkan dengan kotoran sapi padat, 3) volume penggunaan lebih hemat dibandingkan pupuk organik padat serta aplikasinya lebih mudah karena dapat diberikan dengan penyemprotan atau penyiraman, 4) mudah membuatnya, serta 5) murah harganya.

 

 

Cara pembuatan :

1.            Siapkan urine sapi pada bak penampungan

2.            masukan sereh wangi yang sudah dicacah ke dalam urine guna mengurangi bau menyengat dari urine dengan perbandingan 10 kg serai untuk 500 L bahan urine

3.            siapkan larutan molasses, atau gula merah dengan perbandingan 250 ml molasses untuk 10 L air bersih

4.            Larutkan bio activator ke dalam larutan molasses, aduk lalu diamkan selama 30 menit

5.            Masukkan larutan bio activator ke dalam urine, kemudian tutup wadah fermentasi, dan simpan selama 4 minggu,

6.            buka tutup wadah setiap 1 minggu sekali dan lakukan pengadukan selama 15 menit

7.            setelah 4 minggu, lakukan sirkulasi dengan menggunakan tangga selama 24 jam guna membuang unsur ammonia yang bersifat patogen bagi tanaman

8.            lakukan pengemasan

 


JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL
Joomla Templates by JoomlaVision.com