Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Katam
pustaka
cybex
wbs
Suplemen Sinta

Media Sosial

Counter Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini86
mod_vvisit_counterKemarin858
mod_vvisit_counterMinggu ini4811
mod_vvisit_counterMinggu Terakhir5119
mod_vvisit_counterBulan ini9930
mod_vvisit_counterBulan Terakhir22642
mod_vvisit_counterSemua hari852330

Online (20 menit yang lalu): 9
IP Anda: 3.80.177.176
,
Hari ini: 14 Des, 2018
Pengawetan Cabai Zaman Now PDF Cetak E-mail
Oleh Ekayujaya   
Sabtu, 30 Desember 2017 13:31

Zaman Now pun masih membawa kepopuleran cabai. Menggunakan salah satu bahan masak favorit ini sepertinya tetap menjadi  keharusan dalam setiap masakanj dan makanan terutama di Indonesia. Untuk itu harga cabai tidak terlalu bisa di prediksi, hal ini lah yang membuat banyak cara yang dilakukan agar "umur" cabai bisa diperpanjang, paling tidak persediaan cabai tetap ada meski harga cabai di pasaran merangkak naik. Salah satu tips sederhana yang bisa dilakukan untuk mengawetkan cabai yaitu :

  • Cabai dipisahkan dari tangkainya, tidak perlu dicuci menggunakan air cukup dilap saja hingga bersih.
  • Siapkan wadah tertutup, beri alas tisu di bagian bawah dan sekeliling wadah bagian dalam. Patikan cabai yang dimasukkan tidak dipadatkan dan tidak terlalu penuh.
  • Letakkan satu siung bawang putih yang telah dikupas di atas cabai
  • Tutup wadah sampai rapat dan cabai pun siap disimpan di kulkas

Ada cara lain yang ditawarkan Balai Besar Pasca Panen Badan Litbang Pertanian yaitu dengan membuat acar cabai yang memiliki rasa sedikit pedas, asam, manis dan segar, mirip dengan acar mentimun hanya saja bahan baku dari acar ini adalah cabai rawit hijau maupun cabai rawit merah.  Rasa asam yang mengiringi rasa pedas cabai membuat acar ini enak dimakan sebagai pelengkap. Membuat acar cabai sangat mudah, yang diperlukan selain cabai sebagai tokoh sentral adalah larutan rendaman (brine) yang terbuat dari cuka (tingkat keasaman 5%), gula, garam dan air. Prosesnya meliputi :

  • Semua bahan air rendaman direbus hingga mendidih dan biarkan dingin sebelum dituangkan ke dalam botol berisi cabai. Untuk wadah yang digunakan, anda bisa menggunakan botol kaca, atau wadah plastik lainnya. Hindari menggunakan wadah yang terbuat dari alumunium atau stainless steel karena sifat cuka yang korosif.
  • Cabai yang sudah direndam di dalam larutan cuka siap untuk disantap setelah 2 atau 3 hari.
  • Untuk masa simpan yang lebih lama disarankan untuk menyimpan acar cabai di lemari pendingin.

D'OZONE mesin pengawet dengan teknologi ozonisasi Dan yang terNOW inilah teknologi yang dikembangkan anak bangsa untuk pengawetan cabai. D'Ozone begitulah alat ini dinamakan, mesin pengawet dengan teknologi ozonisasi ini  merupakan hasil temuan dari akademisi Undip mampu menahan kesegaran cabai hingga 3 bulan.  Penggunaan mesin ini tidak hanya bisa digunakan untuk cabai, tapi untuk semua komoditas sayuran lainnya. Bahkan penggunaan alat ini dijamin mampu membuat sayuran segar lebih lama serta didak akan merubah kandungan gizi dan vitamin yang ada di sayuran.

 

Sumber :

ü  http://www.litbang.pertanian.go.id/

ü  https://www.pressreader.com/

ü  https://www.vemale.com/

ü  https://www.pertanianku.com/

ü  https://news.detik.com/

 

 

 

 
Joomla Templates by JoomlaVision.com