Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Suplemen Sinta
wbs
upg
Katam
pustaka

Media Sosial

Counter Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini116
mod_vvisit_counterKemarin620
mod_vvisit_counterMinggu ini736
mod_vvisit_counterMinggu Terakhir5249
mod_vvisit_counterBulan ini14116
mod_vvisit_counterBulan Terakhir23925
mod_vvisit_counterSemua hari1028908

Online (20 menit yang lalu): 8
IP Anda: 35.175.120.59
,
Hari ini: 18 Agus, 2019
Rakor UPSUS Pajale Kaltim, Persiapkan Musim Tanam Okt-Mar 2017/2018 PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Sumarmiyati   
Jumat, 13 Oktober 2017 17:15

Upaya khusus (Upsus) Pajale merupakan program strategis Kementerian Pertanian yang disinergikan dengan TNI. Melalui UPSUS Pajale di harapkan dapat meningkatkan luas tanam dan peningkatan produktivitas tiga komoditas padi, jagung, dan kedelai di Provinsi Kalimantan Timur. Upaya pendampingan upsus pajale sampai dengan periode ASEP 2017 ini ini telah mampu meningkatkan luas tambah tanam padi, jagung, dan kedelai di Provinsi Kalimantan Timur kata Kepala BPTP Balitbangtan Kaltim Dr. Muhammad Amin,S.Pi,M.Si. dalam pembukaan Rapat Koordinasi UPSUS Pajale Kalimantan Timur, di Ruang Rapat Dinas Pangan,Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kaltim, Kamis 12/10/2017. Hadir dalam acara ini Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura  Provinsi Kaltim, Danpasiter Korem 901 Samarinda, Dr.Yiyik Sulaiman dan Ir. Anni G. Mulyani (BBSDLP Balitbangtan), PJ Upsus Kaltim yang diwakili (Dr. Lilik Retno ), Kepala Dinas Pertanian seluruh Kab/Kota se-Kalimantan Timur, BPS Prov.Kaltim, Peneliti dan LO Upsus BPTP Balitbangtan Kaltim, Perwakilan Kodim seluruh Kab/Kota se-Kalimantan Timur.

Amin mengatakan UPSUS ini merupakan kegiatan di luar budaya yang semula tanam padi hanya 1 kali atau 2 kali setahun ditingkatkan menjadi 2-3 kali, sehingga memerlukan perubahan sikap dan perilaku petani untuk melakukan budidaya padi. Melalui pendampingan inovasi teknologi Balitbangtan diharapkan dapat mempercepat dan meningkatkan capaian UPSUS di periode OK-MAR 2017-2018. Untuk itu kerjasama, koordinasi dan sinkronisasi baik itu BPTP Balitbangtan Kaltim, TNI, Dinas Pertanian, Petani, pelaku usaha dan stakeholder terkait sangat diperlukan agar pencapaian swasembada pangan di Kalimantan Timur segera terwujud.

Pendampingan UPSUS Pajale di Kalimantan Timur telah berhasil meningkatkan Luas Tambah Tanam Padi (LTT Padi) dan Luas Tambah Tanam Jagung (LTT Jagung). Namun dibanding tahun 2016 terjadi penurunan. Realisasi tanam padi selama Januari-September 2017 LTT tercatat seluas 45.439,0 Ha. Sedangkan pada periode Januari-September 2016 tercatat seluas 57.860,0 Ha. Sementara target sasaran tanam periode Oktober-Desember 2017 seluas 45.619 ha, sedangkan pada tahun 2016 tercatat seluas 50.500 ha.Untuk memenuhi target maka sasaran tanam Oktober - Desember 2017 harus diatas 50.500 ha.

Sementara itu Dr. Ibrahim, MP (Ka.Distan Kaltim ) menambahkan  LTT Jagung juga mengalami peningkatan pada tahun 2016 surplus 2.452 ton. Pada tahun 2017 tanam sekitar 23.000 ha, dengan prakiraan produksi 103. 500 ton, ketersediaan konsumsi 16.730 ton sehingga terjadi surplus sebesar 83.820 ton. Pengembangan di wilayah areal Sumalindo, Batu Putih, Kab. Berau mencapai luas tanam 325 Ha dengan produksi 1600 ton, dan sebagian sekitar 100 ton diekspor ke Jawa. Tahun 2018 akan dikembangkan tanaman jagung kurang lebih 60.000 ha, 3000 ha dilaksanakan Inhutani Balikpapan dan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) di Santan Ulu (Kutai Kartanegara) dan Sangkulirang (Kutai Timur).

Dari pihak TNI, Kolonel Inf. E.P.Tarigan mengatakan TNI siap untuk mendukung dan membantu dalam menyukseskan program pemerintah (Kementerian Pertanian) melalui UPSUS Pajale di Provinsi Kalimantan Timur, salah satunya yang sudah dikembangkan bersama pemerintah dan perusahaan adalah penanaman padi pada lahan sawit yang belum berproduksi sekitar 3900 ha, 3000 ha di Kab. Kutai Kartanegara dan 900 ha di Kab. Berau. Kerjasama dan sinergi yang harmonis diantara semua pihak diharapkan dapat mendongkrak percepatan UPSUS di Kalimantan Timur.

 
Joomla Templates by JoomlaVision.com