Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
cybex
pustaka
wbs
Suplemen Sinta
Katam

Media Sosial

Counter Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini53
mod_vvisit_counterKemarin635
mod_vvisit_counterMinggu ini53
mod_vvisit_counterMinggu Terakhir4128
mod_vvisit_counterBulan ini9689
mod_vvisit_counterBulan Terakhir19784
mod_vvisit_counterSemua hari608449

Online (20 menit yang lalu): 7
IP Anda: 23.20.129.162
,
Hari ini: 18 Nov, 2017
Beras Adan dari Dataran Tinggi Krayan di Jantung Borneo PDF Cetak E-mail
Oleh Sundari/Nurbani   
Kamis, 21 September 2017 10:23

“Ada fakta menarik bahwa  sawah di Krayan erat kaitannya dengan keberadaan kerbau. Jumlah kerbau yang banyak berbanding lurus dengan tingkat kesuburan tanah dan jumlah produksi padi yang dihasilkan

Di Pulau Borneo terdapat kekayaan berharga baik dari segi budaya dan keanekaragaman hayatinya. Di Borneo, dataran tingginya merupakan tanah air bagi sebagian besar ialah penduduk asli pedalaman Kalimantan yaitu Suku Dayak Lundayeh. Keaslian alam ini yang berpadu dengan kearifan Suku Dayak dalam mengelola alam menjadikan daerah Krayan sering menjadi pusat penelitian sejumlah lembaga  internasional dan berpotensi besar menjadi daerah tujuan pariwisata.

Wilayah Krayan merupakan penghasil beras terbesar di Kabupaten Nunukan, yaitu beras adan yang merupakan padi unggul organik, yang banyak dipasarkan ke Malaysia dan Brunei. Daerah ini juga memiliki komoditi unik yaitu garam gunung hasil dari pengolahan sumur air bergaram.

Sebagian wilayah kecamatan ini berupa Taman Nasional Kayan Mentarang(TNKM) yang kaya dengan keanekaragaman hayati..

Padi Adan begitu biasa disebut adalah merupakan beras yang diproduksi oleh petani di wilayah Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara yang merupakan salah satu kawasan terluar yang berbatasan langsung dengan Serawak Malaysia.

Lokasi Sawah Krayan

Beras Adan merupakan salah satu beras dengan kualitas terbaik diantara varietas padi lokal lain yang hingga saat ini masih dibudidayakan di Krayan dan daerah dataran tinggi lainnya. Terdapat tiga varietas yang berbeda : Putih, merah dan hitam. Beras ini terkenal dengan biji-bijian kecil dan halus serta rasa yang enak, aromanya harum setelah dimasak. Rasanya pulen dan sedap meskipun dilahap tanpa lauk pauk dan sayuran. Tingginya karbohidrat (varietas putih) dan kandungan mineral (varietas hitam) membuat beras ini mampu memberikan kontribusi untuk nilai gizi yang sangat baik.

 
Joomla Templates by JoomlaVision.com