Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
cybex
pustaka
wbs
Suplemen Sinta
Katam

Media Sosial

Counter Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini48
mod_vvisit_counterKemarin635
mod_vvisit_counterMinggu ini48
mod_vvisit_counterMinggu Terakhir4128
mod_vvisit_counterBulan ini9684
mod_vvisit_counterBulan Terakhir19784
mod_vvisit_counterSemua hari608444

Online (20 menit yang lalu): 8
IP Anda: 23.20.129.162
,
Hari ini: 18 Nov, 2017
Penyakit Virus Kuning Pada Terung PDF Cetak E-mail
Oleh Wawan Banu P.   
Senin, 11 September 2017 15:49

Gambar Tanaman terung terserang virus kuningTenggarong Seberang merupakan sentra budidaya sayuran di Kabupaten Kutai Kartanegara. Penyakit virus kuning banyak menyerang pertanaman cabai , terung,  dan kacang-kacangan. Salah satu komoditas tanaman yang terserang penyakit tersebut adalah terung yang ditanam petani kooperator di lokasi Taman Teknologi Pertanian (TTP) Bangun Rejo Tenggarong Seberang. Pada tanaman jenis terung yang terserang seluruh tanaman atau bisa mencapai 100% masih menghasilkan meskipun  produksinya berkurang.

Tanaman inang virus dan vektornya cukup banyak dari berbagai jenis sayuran seperti terung-terungan, kacang-kacangan dan gulma berdaun lebar serta tanaman hias. Di lapangan virus ini ditularkan oleh vektor kutu kebul Bemisia tabaci. Satu ekor mampu menularkan virus dan membuat tanaman sakit. Laju penyebaran penyakit bertambah sesuai  dengan peningkatan populasi vektor. Masa inkubasi virus dalam tanaman antara 10 – 15 hari. Musuh alami kutu kebul yang paling efektif adalah kumbang macan.

Penyakit kuning keriting disebabkan oleh Virus Gemini. Virus ini ditularkan oleh kutu putih/kutu kebul Bemisia tabaci. Gejala yang timbul pada awalnya daun muda/pucuk cekung dan mengkerut dengan warna mosaik ringan. Gejala melanjut dengan hampir seluruh daun muda/pucuk berwarna kuning cerah, daun cekung dan mengkerut berukuran lebih kecil dan lebih tebal. Gejala lain adalah daun berwarna mosaik klorosis.

Berbagai upaya yang dapat dilakukan terhadap tanaman yang telah berproduksi yaitu usaha pencegahan untuk perkembangan penyakit dengan mengurangi vektor penyebar virus.

 

Tabel Komponen Tindakan Pengendalian

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : Sinar Tani

 
Joomla Templates by JoomlaVision.com