Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
cybex
pustaka
wbs
Suplemen Sinta
Katam

Media Sosial

Counter Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini52
mod_vvisit_counterKemarin635
mod_vvisit_counterMinggu ini52
mod_vvisit_counterMinggu Terakhir4128
mod_vvisit_counterBulan ini9688
mod_vvisit_counterBulan Terakhir19784
mod_vvisit_counterSemua hari608448

Online (20 menit yang lalu): 9
IP Anda: 23.20.129.162
,
Hari ini: 18 Nov, 2017
Cacingan pada Ternak Sapi PDF Cetak E-mail
Oleh Sionita   
Kamis, 24 Agustus 2017 15:39

Kasus Cacingan pada ternak sapi sering terjadi terutama pada sistem pemeliharaan tradisional di mana ternak jarang diberikan obat cacing. Sistem pemeliharaan ekstensif dan semi intensif memiliki resiko lebih tinggi terpapar Cacingan dibandingkan dengan sistem pemeliharaan intensif. Namun pada sistem pemeliharaan intensif pun bisa terpapar Cacingan apabila rumput yang diberikan tidak dilayukan terlebih dahulu. Rumput yang dilayukan terlebih dahulu sebelum diberikan kepada ternak dapat mencegah Cacingan serta kembung.

Pedet dan sapi muda di bawah 2 tahun lebih beresiko terinfeksi cacing. Ciri-ciri sapi kekacingan adalah diare, tidak nafsu makan, bobot badan menurun dari hari ke hari, mata berair, bulu kusam dan tidak mengkilap. Sebagai pencegahan dapat dilakukan pemberian obat cacing secara teratur setiap 3 hingga 6 bulan sekali. Selain itu pula pencegahan dapat dilakukan dengan menghindari kepadatan populasi ternak di dalam kandang dan padang penggembalaan, tidak menggembalakan pedet di tempat yang habis dipakai untuk menggembalakan ternak dewasa. Pemberian pakan yang berkualitas baik pada pedet dan sapi muda juga sanget diperlukan untuk menguatkan sistem pertahanan tubuh, di mana bila kondisi badan sehat larva cacing yang masuk akan tidak berkembang. Kondisi lingkungan padang penggembalaan dan kandang perlu diperhatikan untuk menghindari tanah yang lembab dan basah serta banyak kubangan. Penggembalaan sebaiknya dilakukan secara bergiliran atau dirotasi. Kebersihan kandang sangat penting diperhatikan, sisa pakan dan kotoran yang bertumpuk sebaiknya dibersihkan dan dapat dimanfaatkan sebagai pupuk kompos.

Cacing yang sering menyerang ternak antara lain cacing hati (trematoda), cacing pita (cestoda) dan cacing gelang (nematoda). Namun yang paling sering ditemukan yakni cacing pita serta cacing hati.

Gambar cacing hati

 
Joomla Templates by JoomlaVision.com