Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
wbs
upg
Katam
pustaka
Suplemen Sinta

Media Sosial

Counter Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini287
mod_vvisit_counterKemarin808
mod_vvisit_counterMinggu ini5036
mod_vvisit_counterMinggu Terakhir5091
mod_vvisit_counterBulan ini19036
mod_vvisit_counterBulan Terakhir23925
mod_vvisit_counterSemua hari1033828

Online (20 menit yang lalu): 16
IP Anda: 34.204.179.0
,
Hari ini: 24 Agus, 2019
Direktur Serealia Dampingi Opsus Percepatan Tanam Padi Di Penajam Paser Utara PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Tarbiyatul M   
Selasa, 13 Juni 2017 08:46

Selama 10 hari terakhir di Bulan April telah dilaksanakan “Gerakan Percepatan Olah Tanah dan Tanam Padi” atau “Operasi Khusus (Opsus) Percepatan Tanam Padi” di 2 (dua) kabupaten yaitu Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Paser. Kegiatan ini langsung dipimpin oleh Direktur Serealia (Dr. Ali Jamil).

Pelaporan Tanam dan Olah Tanah dilakukan setiap hari pada jam 17.00 di POSKO OPSUS Percepatan Tanam (Koramil Kecamatan Babulu)

Kegiatan Opsus Percepatan Tanam Padi secara signifikan meningkatkan capaian Luas Tambah Tanam (LTT) padi. Secara rinci capaian luas tambah tanam dan total olah tanah terhadap target selama 10 hari (tgl 20 s/d 30 April 2017) di Kabupaten Penajam Paser Utara yaitu berturut-turut yaitu 55,2% dan 75,9%. Kecamatan Babulu mendapatkan target tanam terluas dari 3 Kecamatan lainnya, karena memiliki potensi lahan sawah  terbesar (15.646 ha) dengan luas baku sawahnya 7.324 ha. Sehingga Kecamatan Babulu memberikan kontribusi ±50% dari total produksi padi sawah kabupaten.

Tabel Realisasi LTT Padi harian Kabupaten Penajam Paser Utara

Beberapa kendala mengapa realisasi tidak tercapai di Kecamatan Babulu, yaitu :

(1) sebagian petani menunggu panen singgang
(2) derajat keasaman tanah sawah dibawah 3,5
(3) air tidak ada (tidak ada sumber air yang bisa dipompa)
(4) lahan sawah ditanami dengan komoditas lainnya

Berdasarkan informasi BMKG, hampir setengah dari wilayah Indonesia akan mengalami awal musim kemarau lebih mundur dari biasanya. Semoga air masih cukup untuk olah tanah dan tanam, sehingga sisa target yang belum terpenuhi dapat selesai secepatnya.

 
Joomla Templates by JoomlaVision.com