Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
wbs
upg
Katam
pustaka
Suplemen Sinta

Media Sosial

Counter Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini458
mod_vvisit_counterKemarin752
mod_vvisit_counterMinggu ini1867
mod_vvisit_counterMinggu Terakhir5091
mod_vvisit_counterBulan ini15867
mod_vvisit_counterBulan Terakhir23925
mod_vvisit_counterSemua hari1030659

Online (20 menit yang lalu): 8
IP Anda: 3.81.28.94
,
Hari ini: 20 Agus, 2019
Pemkab Kutim Dukung Teknologi Pengering Gabah PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Margaretha   
Selasa, 30 Agustus 2016 13:22

Rabu, 24/08/16 “Faktor cuaca sangat mempengaruhi petani dalam proses penanganan pasca panen gabah. Sinar matahari memegang perananan penting dalam proses pengeringan, minimal waktu yang dibutuhkan 3 hari untuk mencapai kadar air yang ideal untuk digiling”, Ujar DR.Noor Roufiq dalam mengawali presentasi di Auditorium Badan Penelitian dan Pengembangan (BPP) Kab. Kutai Timur.

Kepala BPP Kab. Kutim (Ir.  H.Zubair, MT) membuka pertemuan yang dihadiri oleh 40 peserta berasal dari seluruh SKPD di Kab. Kutai Timur. Pertemuan ini bertujuan untuk memperkenalkan teknologi pengeringan yang mampu menjaga kualitas gabah dengan tidak tergantung dengan cuaca, sederhana, mudah dibuat serta murah biayanya. Sehingga petani terbantu dalam proses pengeringan dan hemat biaya.

Teknologi tersebut merupakan alat pasca panen pengeringan gabah yang dihasilkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.Gabah yang dikeringan menggunakan alat dapat menurunkan kadar air gabah hingga 12 – 14 % sehingga dapat disimpan dalam jangka waktu yang panjang (6 bulan).

Turut hadir Kepala Badan Ketahanan Pangan Kab Kutim (Hormansyah) yang mengatakan bahwa seluruh stakeholder memberikan apresiasi terhadap kegiatan perekayasaan teknologi Pengering Gabah, Kab. Kutai Timur akan mengakomodir pengadaan alat pengering tersebut di tahun 2017.

Dukungan tidak hanya dari pemerintah tetapi juga dari pihak swasta (PT. Kaltim Prima Coal) yang berjanji akan membeli alat pengering gabah. Alat tersebut akan diberikan kepada kelompok petani di sekitar wilayah Perusahaan, tambah Hormansyah.

Melihat Apresiasi dari pihak pemerintah dan swasta yang sangat mendukung teknologi pertanian dipastikan ketahanan pangan menuju swasembada pangan akan terwujud khususnya di Kab. Kutai Timur.

 
Joomla Templates by JoomlaVision.com