Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
wbs
Katam
upg
Suplemen Sinta
pustaka

Media Sosial

Counter Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini397
mod_vvisit_counterKemarin831
mod_vvisit_counterMinggu ini2022
mod_vvisit_counterMinggu Terakhir6692
mod_vvisit_counterBulan ini14813
mod_vvisit_counterBulan Terakhir24645
mod_vvisit_counterSemua hari1054250

Online (20 menit yang lalu): 19
IP Anda: 18.207.252.123
,
Hari ini: 17 Sep, 2019
Bokashi (Pupuk Organik) PDF Cetak E-mail
Oleh Junaidi PS   
Rabu, 20 Juli 2016 06:19

Bokashi adalah sebuah metode pengomposan yang dapat menggunakan starter aerobik maupun anaerobik untuk mengkomposkan bahan organik, yang biasanya berupa campuran molases, air, starter mikroorganisme dan sekam padi.

Bahan

  • Kotoran sapi kering  : 100 kg
  • Sekam padi            : 1 karung
  • Dedak                   : 10 kg
  • SOT (Probiotik)   : 1/3 btl
  • Gula pasir           : 10 sendok
  • Air                     : secukupnya

 

Pembuatan Bokashi

  • Gula pasir dan SOT dicampur ke dalam air kemudian dibiarkan min 20 menit (sebagai larutan starter).
  • Kotoran sapi + sekam + dedak dicampur secara merata
  • Tambahkan larutan starter sampai rata (tidak basah/kering).Tutup rapat dengan terpal selama 4 hari.
  • Hari ke-5 terpal dibuka lalu diangin-anginkan kemudian kompos dari kotoran sapi sudah siap di packing.

 

Petunjuk Penggunaan Bokashi

  • Bokashi dapat disebar merata diatas permukaan tanah dengan dosis 3-4 genggam/m2.
  • Untuk tanah yang kurang subur dapat diberikan lebih banyak, kemudian tanah dicangkul atau dibajak agar bokashi tercampur merata.
  • Untuk lahan sawah pemberian dilakukan pada saat pembajakan dan setelah tanaman berumur 14 hari dan 1 bulan.
  • Untuk tanaman buah-buahan pemberian disebar secara merata dipermukaan tanah atau perakaran tanaman.

 

Kelebihan Bokashi

  • Memperbaiki sifat fisika, kimia dan biologi tanah, meningkatkan produksi tanaman dan menjaga kestabilan produksi tanaman serta menghasilkan kualitas dan kuantitas hasil pertanian yang berwawasan lingkungan.
 
Joomla Templates by JoomlaVision.com