Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
upg
Katam
pustaka
Suplemen Sinta
wbs

Media Sosial

Counter Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini167
mod_vvisit_counterKemarin860
mod_vvisit_counterMinggu ini3056
mod_vvisit_counterMinggu Terakhir5249
mod_vvisit_counterBulan ini16436
mod_vvisit_counterBulan Terakhir23925
mod_vvisit_counterSemua hari1031228

Online (20 menit yang lalu): 11
IP Anda: 18.232.53.231
,
Hari ini: 21 Agus, 2019
Pengaruh Tingkat Kematangan Buah Terhadap Aktivitas Larvasida Dan Sifat Fisiko Kimia Minyak Kamandrah PDF Cetak E-mail
Oleh Noor Roufiq A   
Senin, 27 Juni 2016 14:41

Kamandrah, begitu pada umumnya masyarakat  mengenal tanaman yang berdaun hati mirip sirih, serta memiliki biji sebesar mahkota dewa ini. Tanaman ini cukup banyak ditemukan di wilayah Kalimantan Tengah, akan tetapi  penyebarannya tetap ada di beberapa wilayah Indonesia lainnya dan memiliki beragam nama panggilan : masyarakat Sumatera Barat menyebut Simakian, cekaren (Jawa), reoengkok (Sumatera Utara), semoeki(Ternate), Kowe (Tidore).

Kamandrah merupakan tanaman yang multiguna, banyak pihak yang telah membuktikan betapa bermanfaatnya tanaman ini. Salah satunya tanaman kamandrah sebagai larvasida nabati pencegah penyakit demam berdarah dengue. Penelitian yang dilakukan oleh peneliti BPTP Kaltim (Noor Roufiq. A)dan tim peneliti Balitbangtan lainnya, menyebutkan bahwa ekstrak biji kamandrah cukup ampuh membunuh jentik nyamuk Ae. aegypti hingga 84% dengan LD50 sebesar 0,06%. Hasil identifikasi komponen minyak kamandrah dengan GC-MS menunjukkan adanya senyawa piperine yang merupakan suatu golongan alkaloid sejenis piperidine yang bisa berperan sebagai larvasida/insektisida. Minyak kamandrah memiliki bilangan asam 8,76 mg KOH/g minyak; kadar asam lemak bebas 4,36 mgKOH/g minyak; bilangan peroksida 3,59 meq O/100g minyak; indeks bias1,4783; bobot jenis 0,9466 g/ml; dan warna meliputi nilai L* 73,03; a*3,26; dan b* 64,13. Sehingga dapat disimpulkan bahwa minyak kamandrah berpotensi dapat dimanfaatkansebagai larvasida nabati dalam pengendalian vektor penyakit DBD

 

Sumber :

Noor Roufiq Ahmadi, Djumali Mangunwidjaja, Ono Suparno, Dyah Iswantini P. 2011. Pengaruh Tingkat Kematangan Buah Terhadap Aktivitas Larvasida Dan Sifat Fisiko Kimia Minyak Kamandrah (Croton tiglium L.). E-Jurnal Litbang Pertanian Vol.17 No.4.

Selengkapnya klik disini

 
Joomla Templates by JoomlaVision.com