Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
pustaka
wbs
Katam
Suplemen Sinta
upg

Media Sosial

Counter Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini804
mod_vvisit_counterKemarin974
mod_vvisit_counterMinggu ini6779
mod_vvisit_counterMinggu Terakhir6899
mod_vvisit_counterBulan ini13678
mod_vvisit_counterBulan Terakhir33798
mod_vvisit_counterSemua hari1145233

Online (20 menit yang lalu): 11
IP Anda: 18.207.255.49
,
Hari ini: 14 Des, 2019
Hadapi El Nino dengan AMPHIBI PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Margaretha   
Selasa, 08 Maret 2016 14:03

Kemarau berkepanjangan yakni anomali iklim el nino yang terjadi di wilayah Kalimantan Timur sejak pertengahan tahun 2015 hingga Februari 2016, mengakibatkan banyak tanaman – tanaman dari warga mengalami kerusakan khususnya padi. Hal ini disebabkan karena kondisi sawah di Kalimatan Timur kebanyakan merupakan sawah tadah hujan sehingga sangat bergantung dengan musim, dengan kata lain mendapatkan air hanya dari hujan.

BPTP Kaltim (Dr.Ir. M.Hidayantor, MP) dan Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Sutrisno menjadi narasumber pada dialog Interaktif yang dilaksanakan di RRI Pro 1 Samarinda , Senin 29 Februari 2016. Kedua narasumber ini memberi penjelasan mulai dari Musim yang tidak menentu hingga jenis benih serta alat yang akan digunakan oleh petani. Hal ini salah satu upaya yang dilakukan untuk mempersiapkan petani dalam menghadapi kondisi cuaca yang tengah terjadi.

Dialog interaktif Ka. BPTP Kaltim dan Ka. BMKG Kaltim di RRI pro 1 Samarinda

Saat ini Balitbangtan menyediakan Varietas Unggul padi yang bisa ditanam untuk lahan basah dan lahan kering yakni varietas AMPHIBI. Varietas ini sangat cocok untuk dikembangkan di Kalimantan dan telah di coba di Kaltim dan Kaltara memberikan hasil yang bagus. Dimusim yang akan datang varietas ini akan di tanam dalam skala luas mengatisipasi ikim el nino.

“Akan tetapi perlu diingat bahwa produktiviatas dari tiap daerah berbeda karena spesifik lokasi, sehingga varietas yang ditanam tidak sama diseluruh  tempat“, Ujar Dr.Ir.M. Hidayanto. Tetapi hal tersebut tidak menjadi masalah karena BPTP kaltim memiliki team Peneliti dan Penyuluh yang siap untuk membantu menentukan jenis VUB yang akan ditanam oleh Petani.

BMKG juga akan terus membantu dengan memberikan informasi prakiraan cuaca yang lebih spesifik, untuk saat ini dijelaskan bahwa musim hujan sudah memasuki kaltim tetapi masih bersifat lokal dan saporadis. “Petani diharap dapat menyiapkan diri dan tetap  bersemangat dalam mendukung swasembada pangan” ,ujar Sutrisno diakhir acara dialog interaktif.

 

 

 

 
Joomla Templates by JoomlaVision.com