Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
wbs
upg
Katam
pustaka
Suplemen Sinta

Media Sosial

Counter Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini117
mod_vvisit_counterKemarin620
mod_vvisit_counterMinggu ini737
mod_vvisit_counterMinggu Terakhir5249
mod_vvisit_counterBulan ini14117
mod_vvisit_counterBulan Terakhir23925
mod_vvisit_counterSemua hari1028909

Online (20 menit yang lalu): 6
IP Anda: 35.175.120.59
,
Hari ini: 18 Agus, 2019
Petani itu membutuhkan “sentuhan”…. PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Rina D   
Kamis, 19 November 2015 15:05

Itulah salah satu kalimat yang diungkapkan oleh Kepala Staf Kodim (Kasdim), Bapak Syawaluddin dalam sambutan Beliau pada Rapat Koordinasi Tingkat Kabupaten Dalam Mendukung Upaya Khusus Padi, Jagung, Kedelai oleh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Kalimantan Timur di aula Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kutai Timur, Sangatta Utara.

Rapat Koordinasi Upsus Pajale Kabupaten Kuai TimurLebih lanjut Beliau memaparkan bahwa tugas pokok dinas, penyuluh, babinsa, dan pihak – pihak yang terkait dalam bidang pertanian adalah pendampingan petani di lapangan. Petani perlu pendampingan dalam rangka perubahan perilaku, keterampilan, dan sikapnya. Selain itu, koordinasi antar berbagai pihak juga perlu ditingkatkan. Dan jika ada masalah supaya segera didiskusikan.

Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 12 Nopember 2015 tersebut dihadiri oleh 8 (delapan) BP3K pelaksana Upaya Khusus (Upsus) di Kutai Timur, yaitu BP3K Sangkulirang, BP3K Kaliurang, BP3K Karangan, BP3K Kaubun, BP3K Sangatta Selatan, BP3K Kongbeng, BP3K Rantau Pulung, dan BP3K Teluk Pandan. Selain itu, perwakilan dari Kodim, Koramil, Badan Pelaksana Penyuluhan (Bapelluh) Kabupaten, dan Dinas Pertanian dan Peternakan setempat juga hadir.

Kegiatan koordinasi semacam ini diharapkan dapat memecahkan masalah yang ada di tingkat lapang sehingga indikator kinerja UPSUS antara lain; meningkatnya Indeks Pertanaman (IP) minimal sebesar 0,5 dan meningkatnya produktivitas padi minimal sebesar 0,3 Ton GKP/ Ha; produksi kedelai minimal sebesar 1,57 ton/ Ha pada areal tanam baru dan meningkatnya produktivitas kedelai sebesar 0,2 ton/Ha pada areal existing; produksi jagung minimal sebesar 5 ton/ Ha pada areal tanam baru dan meningkatnya produktivitas jagung sebesar 1 ton/Ha pada areal existing dapat tercapai.

 
Joomla Templates by JoomlaVision.com