Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
pustaka
Suplemen Sinta
wbs
upg
Katam

Media Sosial

Counter Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini597
mod_vvisit_counterKemarin877
mod_vvisit_counterMinggu ini4538
mod_vvisit_counterMinggu Terakhir5091
mod_vvisit_counterBulan ini18538
mod_vvisit_counterBulan Terakhir23925
mod_vvisit_counterSemua hari1033330

Online (20 menit yang lalu): 12
IP Anda: 18.232.171.18
,
Hari ini: 23 Agus, 2019
Musrenbang Kaltim 2011 PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Dhyani   
Senin, 10 Mei 2010 00:00

Dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pembangunan daerah ( RKPD ) tahun 2011 dilaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Daerah se-Kalimantan Timur Tahun 2010 pada tanggal 12 – 13 April 2010. Musrenbang dilakukan untuk mendapatkan masukan penyempurnaan rancangan RKPD yang memuat program prioritas pembangunan daerah berdasarkan kewenangan pendanaan, dan mensinergikan program prioritas Nasional yang tertuang di dalam rancangan RKP, serta rancangan Renja-KL dengan RKPD Provinsi dan Kabupaten/Kota. Upaya percepatan pembangunannya hanya mungkin dilakukan dengan semangat “ Togather We Can“, dengan memanfaatkan dan mensinergikan semua potensi sumberdaya/program pembangunan yang kita miliki baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten/Kota, lembaga/instansi vertikal, Lembaga Swadaya Masyarakat, maupun dari dunia Usaha .

Musrenbang RKPD 2011 merupakan bagian dari serangkaian kegiatan yang telah dilakukan, yaitu Kaltim Summit pada bulan Januari 2010, Kunjungan Kerja ke Kabupaten/Kota 1- 7 Maret 2010 , dan Raker Gubernur bersama Bupati/Walikota, Instansi Vertikal dan SKPD se Kalimantan Timur pada tanggal 23-24 Maret 2010 lalu.

Sasaran RPJMN 2014 dan RPJMD Kalimantan Timur 2013 dan capaian kinerja pembangunan di Kalimantan Timur Tahun 2009, yaitu sebagai berikut :

1. Menciptakan Kaltim yang aman demokratis dan damai didukung Pemerintahan yang bersih dan berwibawa.

Demokrasi adalah bagian dari reformasi, cita-cita, tapi ciptakanlah demokrasi yang bermartabat, tertib, dan demokrasi yang mendorong kebersamaan serta persatuan. Selanjutnya Indeks Demokrasi Indonesia (ID) di Kaltim pada tahun 2007 sebesar 51,0 dibandingkan rata-rata Nasional sebesar 60,4 dan target RPJMD 2009 sebesar 60,0 sedangkan target RPJMD Kaltim pada tahun 2013 sebesar 70 dan target nasional 73.

Tercapainya suasana dan kepastian keadilan melalui penegakan hukum dan terjaganya ketertiban umum, Indeks Persepsi Korupsi ( IPK ) Kaltim pada tahun 2009 sebesar 2,8, dengan target pada tahun 2013 sebesar 5,0 dan target RPJM Nasional sebesar 5,0 .

2. Mewujudkan ekonomi daerah yang berdaya saing dan pro rakyat.

Pertumbuhan ekonomi diharapkan mencapai 3,72% tahun 2013 (target nasional rata rata 6,3 – 6,8 persen per tahun sampai dengan 2014), sementara posisi kita sebesar 2,32 %, angka ini masih dibawah target RPJMD Provinsi Kalimantan Timur sebesar 2,67 % dan nasional sebesar 4,5 % pada tahun 2009.

Dari sisi ekspor, Kalimantan Timur menduduki posisi kedua setelah DKI Jakarta kemudian disusul provinsi Riau dan Jawa Timur dengan total nilai ekspor $24,70 milyar, tetapi cenderung berfluktuatif. Ini dikarenakan, sektor MIGAS masih mendominasi $17,2 Miliar, sementara NON MIGAS $7,67 Miliar. Dari $7,67 Miliar sektor NON MIGAS tersebut, share sector pertambangan mencapai 75,42 %. Selama ini komoditas migas dan batubara diekspor dalam bentuk bahan mentah (primary product).

Laju inflasi yang terjadi di Kalimantan Timur tidak terlepas dari pengaruh perekonomian dunia. Hal ini terbukti pada tahun 2008, ketika terjadi krisis ekonomi global yang dibarengi dengan kenaikan harga bbm, inflasi berada di dua digit,yaitu 13,06%. Namun pada tahun 2009 (data BPS Maret 2010) mengalami penurunan menjadi 4,31 persen (target RPJMN 4 – 6 persen pertahun).

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kaltim berdasarkan harga berlaku dengan migas pada triwulan IV tahun 2009 sebesar Rp. 281,400 triliun, angka ini belum mencapai target 2009 Rp. 359,983 triliun. Angka PDRB yang tinggi tidak banyak mempengaruhi kesejahteraan masyarakat disebabkan terlalu besarnya kontribusi sektor migas dan pengolahan yang padat modal.

PDRB perkapita provinsi Kalimantan Timur tahun 2009 jika dibandingkan dengan tahun 2008 terlihat mengalami penurunan dihitung dengan migas sebesar Rp. 103,021 juta dan pada tahun 2009 sebesar Rp. 88,915 juta.

3. Meningkatkan kualitas sumberdaya manusia dan kesejahteraan rakyat.

Pada tahun 2009, IPM Kalimantan Timur mencapai angka 75,92, meningkat sebesar 1,08 poin dibandingkan tahun 2008 yaitu sebesar 74,52. dalam rentang waktu 2004-2008, IPM Kalimantan Timur meningkat sebesar 2,10 poin dari angka 72,2 pada tahun 2004 menjadi 74,30 pada tahun 2008. Pencapaian tersebut menempatkan kalimantan timur pada posisi peringkat 5 lebih tinggi dari tahun sebelumnya pada peringkat posisi 6 (tertinggi di Kalimantan).

Pertumbuhan penduduk Kalimantan timur pada tahun 2009 mencapai 3,16 juta jiwa atau tumbuh sebesar 2,17% rata rata nasional 1,25 % dibandingkan tahun 2008 dengan pertumbuhan 2,26%, yang lebih didominasi oleh pertumbuhan penduduk migrasi.

Penduduk miskin pada tahun 2008 sebanyak 286.400 orang atau 11,04 %. pada tahun 2009 berkurang menjadi 239.220 orang atau 9,51. Angka ini menggembirakan, karena lebih kecil dari perkiraan tahun 2009 sebanyak 308.552 orang, serta penurunan angka kemiskinan menjadi 7 % di tahun 2013 (Nasional 8 – 10 % di tahun 2014).

Hal ini menunjukkan belum efektifnya penanggulangan kemiskinan, sehingga perlu adanya keterpaduan program pebangunan sektoral dan regional. permasalahan lainnya adalah belum optimalnya peran kelembagaan ekonomi perdesaan seperti koperasi, badan usaha milik daerah.

PERMASALAHAN /ISU STRATEGIS PEMBANGUNAN

Berdasarkan hasil evaluasi terhadap capaian kinerja 2005 dan melihat berbagai kendala, maka isu-isu strategis yang patut mendapatkan perhatian dalam penyusunan RKPD Kaltim tahun 2011, yaitu :

1. Pembenahan penggunaan tanah dan penyelesaian RTRWP

2. Pembangunan infrastruktur (trans kalimantan/ jalan/ jembatan/ free way/ pelabuhan udara/ pelabuhan laut)

3. Revitalisasi/peningkatan daya listrik

4. Peningkatan upaya penanggulangan kemiskinan

5. Peningkatan dan perluasan kesempatan kerja

6. Revitalisasi pertanian tahap II/meningkatkan produksi dan ketahanan pangan/kecukupan pupuk

7. Reformasi birokrasi/tata kelola pemerintahan yang baik / peningkatan kapasitas aparatur pemerintah daerah dan pelayanan publik

8. Penegakkan hukum, pencegahan dan pemberantasan korupsi

9. Peningkatan pemberdayaan ekonomi rakyat/ kewirausahaan/ pengembangan sektor riil/UMKM melalui pengucuran kredit perbankan

10. Meningkatkan daya saing daerah/daya tarik investasi dan mobilisasi pembiayaan dan investasi di luar APBN dan APBD

11. Peningkatan Program Kaltim Cemerlang/peningkatan kualitas pendidikan

12. Reformasi pelayanan kesehatan dalam rangka kaltim sehat 2010 yang bermutu, merata, pelayanan gratis bagi masyarakat miskin/tidak mampu dan revitalisasi program KB

13. Mengantisipasi pemanasan global dan mitigasi perubahan iklim

14. Memperkuat jati diri dan karakter bangsa serta peningkatan partisipasi pemuda/wanita dan peningkatan prestasi olah raga

15. Pembangunan kawasan perbatasan, pedalaman

Selain memperhatikan isu prioritas Provinsi Kalimantan Timur, juga 6 isu prioritas pembangunan hasil raker presiden, menteri dan gubernur tgl. 2-3 Februari 2010 di Istana Cipanas dan hasil Raker Gubernur dan Bupati/Walikota Forum Koordinasi, Dinas, SKPD Provinsi Se-Kalimantan Timur 23 – 24 Maret 2010, yaitu :

1. Tata ruang, perubahan iklim/kaltim green, perijinan dan investasi Perda 2010.

2. Ketahanan/kemandirian pangan, revitalisasi pertanian, irigasi, kecukupan pupuk, persiapan hari nusantara 2010 dan Penas 2011.

3. Energi ( Krisis listrik, BBM, Subsidi, dan isu terkait)

4. Bidang infrastruktur (jalan, jembatan, pelabuhan laut, pelabuhan udara, telekomunikasi, jaringan informasi telekomunikasi dan infrastruktur perbatasan.

5. Program pro rakyat, pengentasan kemiskinan, pelaksanaan wajib belajar 12 tahun, peningkatan upaya pelayanan kesehatan, revitalisasi program KB, pembangunan wilayah perbatasan

6. Reformasi birokrasi, keamanan, ketentraman dan ketertiban, demokrasi dan penegakkan hukum

PROGRAM PEMBANGUNAN 2011

Program prioritas 2011, bidang ekonomi terkait sektor pertanian, yaitu :

>>Tanaman Pangan

a. Peningkatan Kesejahteraan Petani.
b. Peningkatan Ketahahan Pangan.
c. Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Tanaman Pangan.
d. Peningkatan Produksi Pertanian.
e. Peningkatan Penerapan Teknologi Pertanian.

Tabel 1. Target Produksi Padi, Jagung dan Kedelai Tahun 2009 – 2013 di Kaltim

KOMODITI

PRODUKSI PER TAHUN (TON)
2009 (Asem)
2010
2011
2012
2013
Padi
554.146
642.719
674.855
758.729
804.632
Jagung
12.458
16.554
17.546
18.559
19.715
Kedelai
2.595
5.570
5.904
6.258
6.633

Tabel 2. Kawasan Pengembangan Tanaman Pangan

Kabupaten/Kota

Lokasi Kawasan

Komoditi

PASER

Kec. Long Kali
kec. Long Ikis
Kec. Tanah Grogot

Padi, Kedelai

PENAJAM PASER UTARA

Kec. Babulu
Kec. Penajam

Padi, Jagung

KUTAI KARTANEGARA

Kec. Tenggarong Seberang
Kec. Sebulu
Kec. Tenggarong
Kec. Loa Kulu
Kec. Samboja

Padi, Kedelai, Jagung

SAMARINDA

Kec. Samarinda Utara
Kec. Smd Seberang/ Palaran

Padi

KUTAI TIMUR

Kec. Kaubun
Kec. Kaliorang

Padi, Kedelai, Jagung

BERAU

Kec. Gunung Tabur
Kec. Tanjung Redeb

Padi, Kedelai

BULUNGAN

Kec. Tanjung Selor
Kec. Tanjung Palas

Padi, Kedelai

NUNUKAN

Kec. Nunukan
Kec. Sebatik

Padi, Kedelai, Kcg. Hijau

>> Perkebunan

a. Peningkatan produksi hasil perkebunan.
b. Peningkatan pemasaran hasil produksi perkebunan.
c. Peningkatan penerapan teknologi perkebunan.
d. Peningkatan kesejahteraan petani kebun.

>> Peternakan

a. Peningkatan produksi peternakan.
b. Peningkatan pemasaran hasil produksi peternakan.
c. Peningkatan penerapan teknologi peternakan.
d. Peningkatan kesejahteraan peternak.

 
Joomla Templates by JoomlaVision.com