Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
cybex
pustaka
wbs
Suplemen Sinta
Katam

Media Sosial

Counter Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini51
mod_vvisit_counterKemarin635
mod_vvisit_counterMinggu ini51
mod_vvisit_counterMinggu Terakhir4128
mod_vvisit_counterBulan ini9687
mod_vvisit_counterBulan Terakhir19784
mod_vvisit_counterSemua hari608447

Online (20 menit yang lalu): 10
IP Anda: 23.20.129.162
,
Hari ini: 18 Nov, 2017
Revitalisasi Kedisiplinan PDF Cetak E-mail
Oleh Bachrian P   
Kamis, 01 Oktober 2015 12:07

Dalam suatu kesempatan Rapat Bulanan Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kaltim, Dr. M. Hidayanto, menyampaikan surat edaran Kementerian Pertanian No.1932/SE/KP.370/A/06/2015 tanggal 1 Juni 2015 terkait penegakkan disiplin, ketertiban, efektifitas dan efisiensi kerja pegawai di lingkungan kementerian pertanian untuk dipatuhi dan dilaksanakan.  Sejatinya kedisiplinan dan komitmen sebagai modal dasar untuk mencapai kinerja yang lebih baik bagi siapapun dan di level manapun. Dapat kita istilahkan perlu adanya Revitalisasi Kedisiplinan. Beberapa poin yang antara lain dapat dikemukakan adalah :

1. Keberadaan di tempat.

Pada saat sedang tidak melakukan pekerjaan di luar kantor, setiap unsur pelaksana tugas harus dapat diketahui keberadaannya, dimaksudkan agar pada satu saat diperlukan, orang tersebut selalu dalam kondisi siap/siaga. Khususnya dalam arti dapat

dihubungi dan berkomunikasi setiap saat, lebih khusus lagi bagi para pejabat struktural dan para koordinator pelaksana tugas.

2. Pandai-pandai mengatur waktu.

Dalam tuntutan kesibukan yang semakin meningkat, diharapkan masing-masing unsur pelaksana tugas dapat mengatur waktunya dengan tepat sesuai prioritas tugas dan kepentingan yang ada.

3. Aktifitas di luar kantor.

Sesuai sifatnya, dalam rangka menenuhi tuntutan pelaksanaan Tupoksi, terkadang perlu pelaksanaan pekerjaan di luar kantor, namun keberadaan dan tugas yang dikerjakan setiap unsur pelaksana tugas selalu dapat dimonitor oleh pihak manajemen

agar dapat dipertanggungjawabkan dan tidak keluar dari norma dan peraturan perundangan yang berlaku.

4. Telepon selular aktif 24 jam.

Juga menghimbau kepada semua unsur pelaksana tugas terutama para pejabat struktural agar telepon selularnya selalu dalam kondisi siaga/dapat dihubungi, karena pada saat ini komunikasi yang paling mudah adalah melalui telepon selular, sehingga komunikasi dan koordinasi dapat dilakukan dimana dan kapanpun.

5. Komunikasi.

Dari keempat poin di atas kelihatannya poin komunikasi ini menjadi sangat penting, karena dengan komunikasi yang baik semuanya bisa teratasi. Kedepan kiranya perlu dipertimbangkan untuk menyepakati adanya hari komunikasi pada hari tertentu dalam setiap minggu, dimana pada hari tersebut diupayakan sebisa mungkin seluruh unsur pelaksana tugas berada di tempat.

 
Joomla Templates by JoomlaVision.com