Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Portal PPID
wbs
Katam
Suplemen Sinta
pustaka
upg

Media Sosial

Counter Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini791
mod_vvisit_counterKemarin1372
mod_vvisit_counterMinggu ini5984
mod_vvisit_counterMinggu Terakhir9138
mod_vvisit_counterBulan ini7289
mod_vvisit_counterBulan Terakhir34224
mod_vvisit_counterSemua hari1426548

Online (20 menit yang lalu): 22
IP Anda: 54.236.59.154
,
Hari ini: 06 Agus, 2020
Kembung pada Sapi PDF Cetak E-mail
Oleh Sionita   
Senin, 14 September 2015 15:06

Sapi normal memiliki populasi aktif berbagai macam mikroorganisme seperti bakteri, fungi dan protozoa di dalam rumennya. Tanpa mikroorganisme tersebut, sapi tidak akan bisa mencerna pakan berserat seperti rumput maupun leguminosa. Selama proses mencerna makanan inilah gas terbentuk di dalam rumen. Sejumlah gas tersebut dapat dikeluarkan dengan sendirinya oleh sapi dalam proses yang disebut eruktasi atau sendawa. Menurut Majak, et al (2003) proses eruktasi ini secara normal muncul setiap menit dan memerlukan waktu sekitar 10 detik untuk pengeluaran gas secara keseluruhan. Volume gas yang terbentuk selama proses fermentasi rumen ini meningkat setelah makan dan mencapai puncaknya dalam waktu 2 hingga 4 jam. Untuk inilah eruktasi muncul lebih sering hingga dapat mencapai 3 hingga 4 kali per menit. Secara normal proses ini sangat efisien untuk mengeluarkan gas dalam rumen. Bila proses eruktasi tidak terjadi, gas dalam rumen akan meningkat jumlahnya dan dapat menyebabkan terjadinya bloat atau kembung. Tipe kembung atau bloat pada sapi dapat dilihat pada Gambar 1.

Gejala klinis kembung menurut Istiana (2015) yakni :

  • Membesarnya perut bagian kiri dan bila dipegang cukup keras, bila ditepuk akan terasa udara dan berbunyi seperti tong kosong
  • Ternak sulit bernafas atau bernafas menggunakan mulut
  • Hidung kering
  • Nafsu makan menurun atau tidak makan sama sekali
  • Ternak merasa tidak nyaman, menghentakkan kaki atau berusaha mengais-ais perutnya
  • Sering mengejan dan kencing
  • Tidak dapat berdiri dan bisa mengakibatkan kematian.

Gambar 1. Tipe kembung sapi

  1. Kembung ringan
  2. Kembung sedang
  3. Kembung berat

 

 

 

 

 

artikel selengkapnya [pdf]

 

 
Joomla Templates by JoomlaVision.com