Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
wbs
Katam
upg
pustaka
Suplemen Sinta

Media Sosial

Counter Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini558
mod_vvisit_counterKemarin944
mod_vvisit_counterMinggu ini4574
mod_vvisit_counterMinggu Terakhir6899
mod_vvisit_counterBulan ini11473
mod_vvisit_counterBulan Terakhir33798
mod_vvisit_counterSemua hari1143028

Online (20 menit yang lalu): 15
IP Anda: 3.234.214.113
,
Hari ini: 12 Des, 2019
Sekilas Kegiatan UPSUS Padi, Jagung dan Kedelai di Prov. Kaltim PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Tarbiyatul   
Senin, 09 Maret 2015 06:21

Percepatan pencapaian swasembada berkelanjutan padi jagung kedelai Tahun Anggaran 2015 dilaksanakan melalui program perbaikan danrehabilitasi jaringan irigasi serta sarana pendukung lainnya. Kegiatan ini dilakukan dengancara mengoptimalkan pemanfaatan sumberdaya lahan, jaringan irigasi, sarana produksi(pupuk dan benih), alat dan mesin pertanian dalam bentuk bantuan kepada petani/kelompok tani yang disebut dengan upaya khusus (Upsus).

Program upaya khusus tiga komoditas utama padi jagung kedelai (pajale) dalam rangka mensukseskan kedaulatan pangan dalam 3 tahun mendatang di era pemerintahan Presiden Jokowi dilaksanakan serentak di beberapa provinsi di Indonesia (Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Jawa Tengah dan Jawa Timur).Program Upsus juga mendapat dukungan dari TNI Angkatan Darat, yaitu dengan ditandatanganinya MOU antara Menteri Pertanian RI dengan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) bahwa seluruh Babinsa akan membantu petani agar program swasembada pangan ini dapat terwujud pada tahun 2017.

Pada kegiatan Upsus pajale, segala strategi dan upaya dilakukan untuk peningkatan luas tanam dan produktivitas di daerah-daerah sentra produksi pangan. Operasioanalisasi pencapaian target di lapangan benar-benar dilaksanakan secara menyeluruh untuk mensukseskan program yaitu dengan penyediaan dana, pengerahan tenaga, perbaikan jaringan irigasi yang rusak, bantuan pupuk, ketersedian benih unggul yang tepat (jenis/varietas, jumlah, tempat, waktu, mutu, harga), bantuan traktor dan alsintan lainnya yang mendukung persiapan, panen dan pasca panen termasuk kepastian pemasarannya.

Target luas tanam padi di Provinsi Kalimantan Timur yang telah ditetapkan yaitu 69.873 Ha, tersebar di 10 Kabupaten/kota.Pada program upaya khusus tahun ni ada sekitar 20-25% dari luas tanam yang menerima bantuan. Pembiayaan diberikan kepada Gapoktan/Poktan melaluidana refocussingdan APBN-P. Pengawalan pencairan dana, pengadaan pupuk, dan pelaksanaan dilakukan oleh TNI. Harapan pemerintah, bila infrastruktur dasar berupa jaringan irigasi tersier baik maka air dapat tersedia secara langsung kesawah petani, dan bila sumber air ada dapat dilakukan pompanisasi, maka ndeks ertanaman (IP) dapatmeningkat minimal menjadi 1,5 yang awalnya hanya 1.

Tidak saja melalui peningkatan IP, dukungan teknologi PTT diharapkan mampu meningkatkan produksi padi tahun ini ≥0,3 ton GKG/ha dibanding tahun sebelumnya karena Kaltim masih defisit 80.000 ton.

Olehkarenaitu, pendampingan/pengawalan dilakukan secara simultan dan kita semua berharap semoga melalui program upaya khusus ini, bangsa Indonesia mampu mencukupi kebutuhan dasarnya sehingga tidak perlu lag imendatangkan dari luar.

 
Joomla Templates by JoomlaVision.com