Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
upg
Katam
pustaka
Suplemen Sinta
wbs

Media Sosial

Counter Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini561
mod_vvisit_counterKemarin1119
mod_vvisit_counterMinggu ini2624
mod_vvisit_counterMinggu Terakhir6899
mod_vvisit_counterBulan ini9523
mod_vvisit_counterBulan Terakhir33798
mod_vvisit_counterSemua hari1141078

Online (20 menit yang lalu): 18
IP Anda: 18.207.255.49
,
Hari ini: 10 Des, 2019
Menyingkap potensi logistik Indonesia (Era Baru Sistem Distribusi Hasil Pertanian) PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Ekayujaya   
Rabu, 07 Januari 2015 09:37

Kalimantan Timur adalah salah salah provinsi yang ada di Pulau “Borneo”, penamaan umun pulau Kalimantan, salah satu pulau besar dalam gugusan kepulauan NKRI. Secara georgafis, keadaan Kalimantan Timur terdiri dari dataran rendah, kemudian perbukitan dan diakhiri dengan pegunungan. Di sebelah timur wilayah ini membentang daerah rendah sepanjang kurang lebih 500 mil menyusuri pantai Laut Sulawesi dan Selat Makasar merupakan alur perhubungan transaksi untuk perdagangan Lintas Nasional dan Internasional.

Dan secara umum, wilayah Kalimantan Timur ditutupi oleh hutan lebat, dan bagian pantai timur terdapat hutan bakau yang cukup luas.  Kalimantan Timur memiliki kekayaan flora dan fauna. Di Kalimantan Timur kira-kira tumbuh sekitar 1000-189.000 jenis tumbuhan, antara lain anggrek hitam yang harga per bunganya dapat mencapai Rp, 100.000,- hingga Rp, 500.000,-. Pontensi ini jika bisa di kelolah dan dimanfaatkan dengan baik, tentunya akan bisa membawa dampak positif dalam peningkatan taraf kehidupan masyarakat Kalimantan Timur.

Akan tetapi, kondisi wilayah yang luas masih banyak ditutupi oleh hutan lebat, merupakan salah satu kendala yang menyebabkan potensi alamdi Kalimantan Timur tidak bisa di optimalkan, disamping itu sarana prasarana transportasi (dalam hal ini jalan) juga sepertinya tidak mendukung kelancaran proses distribusi hasil potensi alam yang ada. Salah satu kasus yang banyak terjadi adalah ketidakoptimalan dalam pegiriman hasil panen di sektor pertanian. Kalimantan Timur merupakan salah satu provinsi penghasil buah naga, dengan kualitas buah yang bisa bersaing dengan buah naga ekspor.

Berdasarkan catatan dari eksportir buah di Indonesia saat ini buah naga ini masuk ke tanah air mencapai antara 200 - 400 ton/tahun asal Thailand dan Vietnam.  Untuk pengembangan agribisnis buah naga ini membudidayaan tanaman ini relatif mudah dan iklim tropis di Indonesia sangat mendukung pengembangannya, karena sesuai dengan iklim dan keadaan tekstur tanah di Indonesia.  Akan tetapi kendala utama dalam pemasaran buah naga adalah terjadinya kerusakan buah dalam proses pengiriman. Untuk itu perlu adanya upaya agar dalam proses distribusi pemasaran nya yang tidak mengurangi kualitas dari buah itu sendiri. Banyak upaya yang bisa dilakukan, diantaranya pemilihan jasa pengiriman / logistik dan pengemasan produk yang tepat.

Saat ini telah banyak berkembang perusahaan jasa pengiriman barang, yang menawarkan berbagai layanan dalam proses pengiriman barang. Untuk pengiriman buah lebih bijak jika memilih jasa pengiriman yang bisa memberikan layanan pengiriman yang cepat, hal itu untuk mengurangi resiko terjadinya kerusakaan buah. Disamping itu perusahaan jaa pengiriman yang pasti bisa menjangkau wilayah pengiriman dengan cepat dan tepat, merupakan hal yang harus diperhatikan  dalam pengiriman barang.

Salah satu perussahan jasa kurir dalam negeri yang bisa dipertimbangkan dalam pengiriman hasil pertanian adalah JNE karena Divisi Ekspres JNE saat ini memiliki 1,500 titik layanan eksklusif dari penjemputan hingga pengantaran yang tersebar di seluruh Indonesia. Memanfaatkan moda transportasi tercepat yang tersedia, melayani beragam jenis layanan sesuai kebutuhan pelanggan. Baik dengan menggunakan Layanan Super Speed, untuk kiriman peka waktu dan harus diberangkatkan segera diluar jadwal rutin dan rute tetap JNE dapat memanfaatkan layanan ‘SUPER SPEED’ (SS). Layanan ini menggunakan moda transportasi udara (direct flight) atau darat langsung ke tujuan, sepanjang jadwal penerbangan tersedia. Target waktu penyampaian kiriman dengan layanan SS adalah dalam kurun waktu 24 jam sejak saat penjemputan di tempat pengirim. Maupun layanan Yakin Esok Sampai (YES) dalam hal ini JNE mengantisipasi kebutuhan dengan target pengantaran di tujuan pada keesokan harinya dengan menawarkan layanan premium pengantaran dalam waktu satu hari yang disebut Yakin Esok Sampai atau YES. Dan sebagai bentuk tanggung jawab atas kualitas layanan ini, JNE memberikan jaminan uang kembali (biaya kirim) apabila kiriman tidak terantar pada keesokan harinya.

Adapun dalam pengemasan buah, hal yang terlebih dahulu dilakukan adalah melakukan penyortiran buah yang akan dikirim. Buah yang bisa dikirim adalah buah segar, sehingga masa waktu kesegarannya tetap bisa terjamin selama masa pengiriman. Iuntuk itu penanganan pasca panen murupakan faktor utama yang menentukan kesuksesan distribusi buah dalam proses pemasaran. Ada beberapa importir buah bahkan melakukan waxing atau coating merupakan pelapisan permukaan sayuran agar menambah baik penampilannya. Pelapisan dimaksudkan untuk melapisi permukaan sayur dengan bahan yang dapat menekan laju respirasi maupun menekan laju transpirasi sayur selama penyimpanan atau pemasaran. Pelapisan juga bertujuan untuk menambah perlindungan bagi sayur terhadap pengaruh luar. Beberapa penelitian membuktikan bahwa pelapisan dapat memperpanjang masa simpan dan menjaga produk segar dari kerusakan seperti pada tomat, timun, cabe besar, dan terong. Pelilinan (waxing) merupakan salah satu pelapisan pada sayur untuk menambah lapisan lilin alami yang biasanya hilang saat pencucian, dan juga untuk menambah kilap sayur. Keuntungan lain pelilinan adalah menutup luka yang ada pada permukaan sayuran dan buah.

Walaupun tetap perlu diingat bahwa proses waxing atau coating tidak selalu bisa menjamin kesegaran buah, karena ada beberapa tipe buah yang sensitif dan cepat rusak sehingga sulit untuk dilakukan waxing atau coating. Akan tetapi untuk pengemasan secara umum tetap dapat dilakukan dengan berbagai cara, untuk yang pertama sayuran dikemas dalam plastik yang memiliki daya lekat yang kuat, lentur dan tidak mudah sobek sehingga menjadikan sayuran tetap segar tahan lama, tidak kering dan melindungi serta menjaga tetap bersih. Misalnya pada bunga kol, kobis, brokoli, luttuce dan lain sebagainya. Cara yang kedua sayuran dimasukkan ke dalam plastik polyetilen yang diberi lobang-lobang yang memungkinkan terjadinya sirkulasi udara. Cara yang ketiga adalah tidak dilakukannya pengemasan, tetapi sayuran diletakkan pada lemari pendingin yang terbuka yang kadang-kadang disemprot dengan butir-butir air yang halus untuk mengurangi penguapan, seperti sayur-sayuran daun.

Ada banyak macam lilin pelapis yang dapat digunakan dalam upaya memperpanjang masa simpan dan kesegaran sayur adalah lilin tebu (sugarcane wax) lilin karnauba (carnauba wax), lilin lebah madu (bees wax) dan sebagainya. Salah satu jenis pelapis lainnya yang dikembangkan selain pelapis lilin adalah khitosan, yaitu polisakarida yang berasal dari limbah kulit udang-udangan (Crustaceae), kepiting dan rajungan (Crab). Teknik aplikasi atau penggunaan lilin atau pelapisan pada sayur dan buah dapat dengan menggunakan teknik pencelupan dalam larutan (dipping), pembusaan (foaming), penyemprotan (spraying), dan pengolesan atau penyikatan (brushing).

Pada akhirnya, seiring dengan kemajuan teknologi pasca panen yang didukung oleh semakin berkembangnya jasa layanan pengiriman barang, maka pemasaran hasil pertanian bukanlah hal yang susah. Bahkan Indonesia bisa menjadi salah satu pemasok buah internasional juga merupakan suatu angan belaka. Dan jika itu bisa dikolaborasikan dengan baik, maka kesejahteraan petani akan bisa ditingkatkan..

 
Joomla Templates by JoomlaVision.com