Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
wbs
Katam
upg
pustaka
Suplemen Sinta

Media Sosial

Counter Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini559
mod_vvisit_counterKemarin944
mod_vvisit_counterMinggu ini4575
mod_vvisit_counterMinggu Terakhir6899
mod_vvisit_counterBulan ini11474
mod_vvisit_counterBulan Terakhir33798
mod_vvisit_counterSemua hari1143029

Online (20 menit yang lalu): 16
IP Anda: 3.234.214.113
,
Hari ini: 12 Des, 2019
Pemanfaatan limbah ternak menjadi biogas PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Margaretha   
Rabu, 29 Oktober 2014 12:03

Lahan pasca penambangan banyak manfaatnya. Walaupun sudah ditinggalkan karena telah diesktrak mineral di dalamnya, lapisan tanah di atasnya bisa dimanfaatkan untuk berbagai fungsi, seperti pertanian, perikanan dan dapat berubah menjadi padang penggembalaan sapi dan ternak ayam. Contohnya, lahan pasca penambangan batu bara di Embalut, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur yang dimanfaatkan sebagai tempat pengembalaan sapi dan ternak ayam.**

Keuntungan dari Pengembalaan sapi dan ternak ayam tidak hanya diperoleh dari daging, telur dan susu, akan tetapi kotoran ternak tersebut dapat dimanfaatkan menjadi energi alternatif biogas yang ramah lingkungan. Pemanfaatan kotoran ternak dapat juga mendukung usaha tani dalam penyediaan pupuk organik, sehingga mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia.

Teknologi pengolahan biogas hanya menggunakan peralatan yang sangat sederhana, murah dan dapat diperoleh. Instalasi biogas yang ada merupakan kegiatan tahun ke 3 sesuai dengan rencana kegiatan yang telah disusun. Ukuran reaktor yang dimiliki adalah 16,2 m3 dan dalam 1 bulan dapat menghasilkan 4 ton kompos kering (dari 6 ekor sapi) ditambah 1,5 ton kotoran ternak ayam (10.000 ekor ayam).

Biogas yang dihasilakan dimanfaatkan untuk memasak dan sebagai pemanas ruangan di peternakan ayam potong. Bahan bakar yang satu ini mempunyai keunggulan dibandingkan bahan bakar minyak (BBM) yang berasal dari fosil, dengan kata lain biogas merupakan bahan bakar yang ramah lingkungan. Kondisi ini merupakan salah satu langkah untuk meminimalisir terjadinya pemanasan global.

Kepala BPTP Kaltim menjelaskan program ini selain memberikan dampak positif bagi lingkungan juga dapat mendukung usaha tani dalam penyediaan pupuk organik, sehingga penggunaan pupuk kimia dapat dikurangi. “Jadi populasi ternak yang ada berpeluang untuk pembuatan biogas, kedepannya petani dapat memanfaatkan potensi ini sebagai sumber energi alternatif, sehingga dapat dimanfaatkan untuk pemenuhan energi setiap harinya” ujarnya.

 
Joomla Templates by JoomlaVision.com