Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
upg
Katam
pustaka
Suplemen Sinta
wbs

Media Sosial

Counter Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini280
mod_vvisit_counterKemarin808
mod_vvisit_counterMinggu ini5029
mod_vvisit_counterMinggu Terakhir5091
mod_vvisit_counterBulan ini19029
mod_vvisit_counterBulan Terakhir23925
mod_vvisit_counterSemua hari1033821

Online (20 menit yang lalu): 14
IP Anda: 34.204.179.0
,
Hari ini: 24 Agus, 2019
Mesin Penyiang Gulma Bermotor PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh admin   
Senin, 20 Oktober 2014 07:31

Meningkatkan kapasitas kerja penyiangan (penyiangan manual dengan landak : 50 - 80 jam/Ha) sedangkan dengan power weeder: 15 - 27 jam/Ha. Biaya opersai lebih murah.

Syarat dari kondisi tanaman yang dikehendaki alat ini adalah jarak tanam antar baris harus lurus dan tetap. Apabila diinginkan penyiangan dalam dua arah membujur dan melintang tanaman padi harus ditanam dalam dua arah lurus, biasanya petani menggunakan caplak untuk membentuk alur sebelum ditanam. Jarak tanam padi sawah di Indonesia sangat bervariasi tergantung kebiasaan petani setempat, namun secara umum yaitu 20 x 20 cm, 25 x 25 cm, dan 30 x 30 cm.

Penanaman padi sawah secara mekanis menggunakan mesin transplanter di Jepang, Korea, Taiwan dan Jepang menggunakan jarak tanam antar baris tetap 30cm dan jarak tanam dalam baris bervariasi 10,15,20,25 cm, jarak tanam dalam baris tersebut tidak dapat kontinyu atau tetap tergantung kondisi lumpur dan slip roda mesin transplanter, sehingga hasil tanaman padi yang ditanam menggunakan mesin transplanter hanya memiliki jarak tanam antar baris yang tetap dan lurus sedangkan jarak tanam dalam baris tidak dapat tetap dan umumnya penyiangan secara mekanis menggunakan Power weeder hanya dilakukan dalam satu arah saja. Pertumbuhan gulma pada tanaman padi sawah yang ditanam secara mekanis seperti diuraikan di atas umumnya hanya tumbuh pada sela tanaman antara alur yang jaraknya lebih lebar dibandingkan jarak di dalam alur dan juga dikarenakan sistem penanamannya diarahkan searah dengan gerakan matahari dari timur ke barat, dengan demikian cahaya matahari yang menembus di antara jarak tanaman dalam alur terhalang oleh tanaman di sebelahnya. Mesin penyiang padi sawah tipe PW-JP-02 ini kontruksi menyesuaikan dengan jarak tanam padi yang diinginkan oleh petani dalam hal ini lebar cakarnya, untuk jarak tanam 20-25 cm menggunakan ukuran 10 cm ( jumlah cakar 3 jari), untukjarak tanam 30 cm menggunakan ukuran 15 cm (jumlah cakar 4 jari). Kapasitas penyiangan dari mesin ini untuk 1 arah penyiangan 8-10 jam/ha dan kebutuhan bahan bakar 0,6 liter /jam atau berkisar 5- 6 liter/ha berupa bensin campur untuk motor bakar 2 tak. Pemakaian dan perawatan mesin penyiang ini cukup mudah, cara pemakaiannya cukup mudah seperti menjalankan traktor tangan yaitu operator mengikuti sambil memegang gagang di belakang mesin, pada saat berbelok di ujung lahan mesin diangkat untuk di tempatkan pada alur di sebelahnya, untuk mengangkat mesin ini cukup ringat bobotnya bekisar 22 kg. Sedangkan perawatan juga cukup mudah, perawatan utama terdapat pada bagian motor penggeraknya yang berupa motor bakar 2 tak seperti umumnya motor yang digunakan pada mesin potong rumput gendong.

Sumber Teknologi: BB Mekanisasi Pertanian dan Sabrina Ramadani

 
Joomla Templates by JoomlaVision.com