Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
pustaka
wbs
Katam
Suplemen Sinta
upg

Media Sosial

Counter Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini803
mod_vvisit_counterKemarin974
mod_vvisit_counterMinggu ini6778
mod_vvisit_counterMinggu Terakhir6899
mod_vvisit_counterBulan ini13677
mod_vvisit_counterBulan Terakhir33798
mod_vvisit_counterSemua hari1145232

Online (20 menit yang lalu): 12
IP Anda: 18.207.255.49
,
Hari ini: 14 Des, 2019
Pendapatan Meningkat Berkat Pepaya Merah Delima PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Admin   
Kamis, 18 September 2014 07:33

Pepaya merah delima sudah menyebar ke hampir seluruh Indonesia. Sejak dilepas benihnya tahun 2011 di Sumatera Barat, sudah banyak petani yang mengembangkan pepaya merah delima di wilayah ini.

Para petani di Sumatera barat, antara lain di Padang Pariaman, Kota Padang, Kabupaten Solok dan Kota Solok sukses menanam pepaya merah delima. Kisah sukses petani yang mengembangkan pepaya merah delima dialami Haslinda bersama kelompok tani di Sikabu, Kab. Lubuk Alung. Rivai di Kec. Patamuan dan Alfian di Kec. X Koto Singkarak, Kab. Solok, juga meraup untung berkat pepaya merah delima ini.

Ketiga petani tersebut telah merasakan manisnya bertanam pepaya merah delima. Pada awalnya menanam pepaya jenis lokal, tetapi sejak mendapat informasi adanya varietas unggul baru (VUB) pepaya merah delima, bereka beralih menanam pepaya jenis baru tersebut. Keputusan beralih menanam merah delima karena kualitas buah lebih baik dibanding dengan pepaya lokal dan pepaya penang. Terbukti pendapatan petani meningkat dan permintaan konsumen terus bertambah.

Peneliti dari Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika, Badan Litbang Pertanian, Noflindawati dan Tri Budiyanti  terus mensosialisasikan kelebihan pepaya ini sehingga banyak dicari petani dan konsumen. Hasil monitoring dari Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika tahun 2014 ke lokasi pengembangan di Sumbar, harga pepaya merah delima l;ebih tinggi dibandingkan dengan pepaya california dan penang.

Kepala Badan Litbang Pertanian, Dr. Haryono panen pepaya merah delima di Kebun Percobaan Sumani Balitbu Tropika SolokInformasi dari petani di Padang Pago, Padang Pariaman, harga pepaya merah delima di kebun Rp. 2.500/kg, sedangkan pepaya california atau penang Rp. 1.800/kg. harga pepaya merah delima di pasar swalayan Jambi Rp. 5.000-6.000,-/kg. jauh lebih tinggi dibandingkan pepaya lainnya Rp. 3.500,-/kg ujar Alfian, petani pengembang sekaligus pedagang di Kabupaten Solok.

Menurut Noflindawati, pepaya merah delima merupakan salah satu varietas unggul buah tropika hasil penelitian dari Badan Litbang Pertanian. Rasanya memang khas, sangat manis, legit dan tidak beraroma pepaya lokal. Sebagian masyarakat di Jambi dan Sumbar menyebutnya dengan pepaya madu. Pepaya ini mempunyai ukuran buah sedang, rongga buah berbentuk bintang bersudut lima, warna daging buah merah dan tekstur daging buahnya kenyal.

Untuk merakit varietas pepaya yang mempunyai sifat unggul, tambah Noflindawati, tim dari Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika melakukan beberapa langkah kegiatan pemuliaan konvensional yang dimulai pada tahun 1999. Tim tersebut melakukan eksplorasi, koleksi dan karakterisasi pepaya di Indonesia dan Malaysia sehingga terkoleksi 46 aksesi.

“kegiatan pemuliaan pepaya di Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika, menghasilkan VUB pepeya merah delima pada tahun 2011. Pepaya inimulai berbunga umur 3-4 bulan setelah tanam dan mulai dpat dipanen saat berumur 7,5 – 8 bulan setelah tanam”, kata Noflindawati

Bila dibudidayakan dengan baik, kebutuhan air dan unsur hara cukup, maka pepapay ini akan berbuah sepanjang musim. Produktivitas tanaman dapat mencapai70-90 ton per ha per musim dengan jumlah populasi 1.200 tanaman per ha. Pepaya merah delima dapat ditanam dengan jarak tanam 2 x 2 m, sehingga produksi per ha dapat lebih tinggi.

Pepaya ini mempunyai bobot buah sedang (1-1,2 kg), warna daging buah oranye merah, daging buah tebal 3-3,5 cm, rasa manis 130 Brix, daging buah kenyal, daya simpan suhu kamar lebih dari 6 hari. Pepaya ini dapat beradaptasi baik di berbagai zona agroekosistem (termasuk di lahan rawa tipe C). umur simpan yang cukup lama ini sangat diinginkan petani karena dapat dipasarkan ke luar daerah.[Slamet Widayadi]

Sumber : Sain Indonesia edisi 33

 

 

 
Joomla Templates by JoomlaVision.com