Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
cybex
pustaka
wbs
Suplemen Sinta
Katam

Media Sosial

Counter Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini52
mod_vvisit_counterKemarin635
mod_vvisit_counterMinggu ini52
mod_vvisit_counterMinggu Terakhir4128
mod_vvisit_counterBulan ini9688
mod_vvisit_counterBulan Terakhir19784
mod_vvisit_counterSemua hari608448

Online (20 menit yang lalu): 10
IP Anda: 23.20.129.162
,
Hari ini: 18 Nov, 2017
Jeruk Keprok Borneo Prima PDF Cetak E-mail
Oleh Noor Roufiq A   
Jumat, 15 Agustus 2014 15:11

Jeruk keprok borneo prima berasal dari Desa Tanjung Labu, Kecamatan Rantau Pulung, kabupaten Kutai Timur Provinsi Kalimantan Timur. Ditemukan pada tahun 2003 oleh Tim Monitoring Program Pengembangan Agribisnis Jeruk Rantau Pulung yang digagas oleh Community Development  (Comdev) PT Kaltim Prima Coal (KPC) berkerja sama dengan Balai Penelitian Buah (Balitbu) Solok - Sumatera Barat, dan Loka Penelitian Jeruk (Lolit Jeruk) Tlekung – Malang. Tidak seperti jeruk keprok dataran rendah pada umumnya, jeruk keprok ini cukup unik karena buahnya berwarna orange seperti jeruk keprok yang tumbuh di dataran tinggi. Lokasi ditemukannya jeruk keprok ini berada pada ketinggian ± 50 m dari permukaan laut. Atas prakarsa Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Timur, Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah-Subtropika Tlekung, Dinas Pertanian Kabupaten Kutai Timur dan PT Kaltim Prima  Coal, jeruk tersebut didaftarkan dan telah dilepas oleh Departemen Pertanian sebagai varietas baru jeruk keprok dengan nama Jeruk Keprok Borneo Prima (Citrus reticulata Blanco) pada bulan September tahun 2007 sesuai SK Menteri Pertanian Nomor 464/Kpts/SR.120/9/2007. Diskripsi buah Jeruk Borneo Prima antara lain : tinggi tanaman 3-5 m; warna batang coklat kehijuan; tipe daun tunggal; bentuk buah lonjong; warna buah pada saat masih muda berwarna hijau setelah tua berwarna kuning; bobot buah 234 gram; warna daging buah orange; jumlah buah pertandan 2-4; rasa buah manis dan potensi hasil 20 kg/pohon/tahun.

Selama periode tahun 2009-2013 pengembangan kawasan budidaya Jeruk Borneo Prima telah mencapai luas 1.568 Ha atau telah mencapai 31,4 persen dari target 5.000 Ha yang dicanangkan oleh pemerintah provinsi Kalimantan Timur. Pengembangan kawasan budidaya telah dilakukan di Kutai Kartanegara dengan luas 109 hektare, Kutai Timur (277 hektare), Berau (293 hektare), Bulungan (299 hektare), Nunukan (295 hektare) dan Paser (295 hektare).

 

 
Joomla Templates by JoomlaVision.com