Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
wbs
upg
Katam
pustaka
Suplemen Sinta

Media Sosial

Counter Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini289
mod_vvisit_counterKemarin808
mod_vvisit_counterMinggu ini5038
mod_vvisit_counterMinggu Terakhir5091
mod_vvisit_counterBulan ini19038
mod_vvisit_counterBulan Terakhir23925
mod_vvisit_counterSemua hari1033830

Online (20 menit yang lalu): 14
IP Anda: 34.204.179.0
,
Hari ini: 24 Agus, 2019
Hamsadi “Petani pelestari SDG Kaltim” PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Noor Roufiq A dan Farid R Abadi   
Kamis, 24 Juli 2014 14:48

Pak Hamsadi lahir di Long Iram tanggal 17 Agustus 1958 yang merupakan pensiunan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur. Beliau merupakah salah satu petani yang menerima penghargaan pada Konggres Nasional V dan Seminar Nasional Sumber Daya Genetik di Bali sebagai petani pelestari SDG dari sepuluh petani pelestari SDG yang ada di Indonesia.

Long Iram sebagai salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Kutai Barat yang merupakan sentra durian dan buah lokal Kaltim. Banyak buah-buah lokal yang berkembang di sana antara lain : durian, duku, rambai, kapul, karangtongan, lai, lahong, ihau, asam payang, maritam, cempedak dll. Buah-buah lokal ini tersebar dan berkembang di pekarangan penduduk, ladang, kebun (Lembo) dan hutan pinggiran sungai. Masyarakat asli di kabupaten Kutai Barat (Dayak), dimana setiap sukunya memiliki tanah adat/ulayat yang ditanami dengan buah-buahan lokal yang disebut Lembo. Buah yang ditanam di lembo dapat 1 jenis dan atau berbagai macam jenis tanaman buah lokal. Tanaman durian yang saat ini ada di Long Iram merupakan peninggalan nenek moyang yang tumbuh secara alamiah dengan bibit yang berasal dari perbanyakan biji. Petani harus menunggu 8 sampai 9 tahun dengan produktivitas baru mencapai 200 sampai 250 buah per pohon, sedangkan tanaman yang berumur diatas 10 tahun produktivitasnya 400 sampai 600 buah per pohon. Dari sanalah muncul varietas unggulan nasional untuk jenis durian Ligit dan Mawar. Durian varietas mawar telah dilepas sesuai SK Mentan Nomor : 894/Kpts/TP.420/4/2002 tanggal 12 April 2002, dimana umur pohon induk > 30 tahun dan durian varietas legit dengan SK Mentan Nomor : 252/Kpts/TP.420/4/2002 tanggal 12 April 2002, dimana umur pohon induk lebih dari 70 tahun.  Dilepasnya durian varietas mawar dan legit yang menjadi varietas unggul nasional diawali dari peran Pak Hamsadi dalam mengikuti lomba kontes durian lokal yang dilakukan pada tahun 1994, dan menang dalam kontes tersebut, demikian pulan durian Super Kuning koleksi Pak Hamsadi juga mendapatkan Juara II Kontes Durian yang diselenggarakan Yayasan Rio De Tinto.

Saat ini koleksi tanaman durian yang ada di kebun Pak Hamsadi antara lain : durian Montong; durian Mentega; durian Mawar I; durian Malut; durian DLI; durian DL II; durian Susu; durian Dabung; durian Tanjung; durian Legit; durian Mawar 3; durian Mawar 4; durian Mawar I; durian DL III; durian Nangka; Bakul Mas; durian Tumbung; durian Raja Asa; durian Faras; durian Ketupat; durian Mingan; durian Bakul; durian Modang; durian Tohong; dan durian Gandui. Tanaman yang ada di kebun koleksi terawat dengan baik, dimana, dimana pada setiap tanaman dipasangkan plaron sebagai tempat untuk melakukan pemupukan dan kran air digunakan untuk mengairi tanaman apabila tidak ada hujan.

Kebun Duplikat/Koleksi tanaman buah durian milik pak Hamsadi

Pembibitan tanaman durian/lai yang ada di halaman rumah pak Hamsadi

Tim SDG bersama pak Hamsadi di rumah pembibitan durian/lai Tim harus melewati sungai untuk menuju Kec. Long Iram Kab. Kutai Barat

 

 
Joomla Templates by JoomlaVision.com