Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
wbs
upg
Katam
pustaka
Suplemen Sinta

Media Sosial

Counter Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini289
mod_vvisit_counterKemarin808
mod_vvisit_counterMinggu ini5038
mod_vvisit_counterMinggu Terakhir5091
mod_vvisit_counterBulan ini19038
mod_vvisit_counterBulan Terakhir23925
mod_vvisit_counterSemua hari1033830

Online (20 menit yang lalu): 14
IP Anda: 34.204.179.0
,
Hari ini: 24 Agus, 2019
Kerbau, Ternak Langka yang Butuh Perhatian Khusus PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Nur Rizqi B dan Retno WSK   
Kamis, 28 November 2013 15:00

Tidak seperti halnya sapi yang jamak dikembangkan petani, kerbau merupakan ternak langka yang agak sulit dijumpai di Kaltim karena jarang diternakkan. Tercatat di Dinas Peternakan Provinsi Kaltim, populasi kerbau mengalami penurunan yang cukup tinggi yaitu sekitar 26% . Banyak permasalahan yang mencuat di lapangan yang berimbas pada jumlah total populasi kerbau. Sebutlah sifat silent heat atau birahi tenang pada kerbau sehingga agak sulit di lakukan inseminasi buatan yang berdampak pada pengembangan kerbau terhambat. Satu lagi,  kerbau merupakan primadona ternak upacara adat sehingga kerbau Kaltim banyak terkuras untuk kepentingan tersebut. Harga yang selangit membuat peternak tergiur untuk menjual ternaknya khusus untuk acara adat.

Oleh karena alasan alasan di atas BPTP Kaltim melakukan pendampingan PSDSK di Sepaku – PPU khusus untuk ternak kerbau. Teknologi yang ditawarkan pada peternak adalah flushing yaitu pemberian pakan penguat (dalam hal ini dedak) sebanyak 3 kg/ekor/hari pada induk kerbau sejak bunting 8 bulan sampai 2 bulan pasca beranak. Hasilnya cukup memuaskan karena kematian anak kerbau dapat ditekan sampai 100%. Acara puncak Pendampingan tahun ini adalah  temu lapang yang diselenggarakan pada tanggal 27 Nopember 2013, bertempat di kantor BPP Sepaku-kabupaten PPU. Acara dibuka oleh Ka BPTP Kaltim, Dr. M Hidayanto dan narasumber yang dihadirkan adalah Dr. Dicky Pamungkas dari Lolitsapo-Grati Pasuruan. Selain itu dihadiri oleh Kabid Disnak Pertanian PPU, Kepala KKPP PPU, kepala BPP, PPL dan tentu saja peternak kecamatan sepaku dengan total peserta kurang lebih 70 orang. Acara cukup seru karena terjadi diskusi aktif. Saran dari narasumber untuk pengembangan ternak kerbau dan sapi adalah peternak harus rajin mengamati ternaknya pada jam 12 malam sampai pagi, karena biasanya ternak birahi pada jam-jam tersebut. Jika ternak terlihat birahi maka dicarikan pejantan untuk mengawini ternak tersebut. Yup, Semoga Sukses.. !

 

Dr. Dicky Pamungkas menyampaikan materi strategi pengembangan sapi dan kerbau di kaltim

Para peserta temu lapang PSDSK

 
Joomla Templates by JoomlaVision.com