Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
pustaka
cpns2014
krpl
Suplemen Sinta
400 TIP
Katam

Counter Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini82
mod_vvisit_counterKemarin430
mod_vvisit_counterMinggu ini1832
mod_vvisit_counterMinggu Terakhir3340
mod_vvisit_counterBulan ini12984
mod_vvisit_counterBulan Terakhir13223
mod_vvisit_counterSemua hari176276

Online (20 menit yang lalu): 6
IP Anda: 54.91.227.159
,
Hari ini: 25 Nov, 2014
Vertikultur PDF Cetak E-mail
Oleh Afrilia   
Rabu, 06 November 2013 06:42

Sistem pertanian vertikultur adalah sistem budidaya pertanian yang dilakukan secara vertikal atau bertingkat. Sistem ini cocok diterapkan di lahan-lahan sempit atau di pemukiman yang padat penduduknya.

Kelebihan dari sistem pertanian vertikultur adalah :

  1. Efisiensi penggunaan lahan karena yang ditanam jumlahnya lebih banyak dibandingkan sistem konvensional,
  2. Penghematan pemakaian pupuk dan pestisida,
  3. Kemungkinan tumbuhnya rumput dan gulma lebih kecil,
  4. Dapat dipindahkan dengan mudah karena tanaman diletakkan dalam wadah tertentu,
  5. Mempermudah monitoring/pemeliharaan tanaman.
  6. Dapat dilakukan di pekarangan rumah untuk memenuhi kebutuhan pangan dan gizi keluarga sehingga meminimalisirkan pengeluaran keluarga.

Kelemahan dari sistem pertanian vertikultur adalah :

  1. Modal awal yang cukup besar untuk pembuatan rak –rak vertikultur
  2. Diperlukan peralatan tambahan seperti tangga dalam penyiraman tanaman

Perawatan sayuran secara vertikultur lebih mudah karena tanaman lebih terkontrol dan penularan penyakit lewat akar relatif kecil.

Beberapa perawatan rutin yang harus dilakukan adalah :

  1. Tanaman dijaga setiap hari dari serangan hama dan penyakit. Caranya bila ada hama seperti ulat dan kutu, hama tersebut diambil dan dimatikan dengan dipijit. Apabila ada tanaman yang terserang penyakit layu, sebaiknya tanaman segera dicabut dan medianya dibuang. Wadah penanaman dapat digunakan lagi dengan media dan tanaman yang baru dan sehat.
  2. Bila masih kelihatan kurang subur, tanaman dapat dipupuk dengan pupuk kandang atau kompos yang telah matang.
  3. Bila tanah terlihat kering tanaman dapat disiram.
  4. Untuk tanaman tomat, cabai, terung dan tanaman lain yang menghasilkan buah, perlu diberi turus agar tanaman tidak roboh saat berbuah lebat.

 

 

 

 
Joomla Templates by JoomlaVision.com