Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
upg
Katam
pustaka
Suplemen Sinta
wbs

Media Sosial

Counter Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini179
mod_vvisit_counterKemarin860
mod_vvisit_counterMinggu ini3068
mod_vvisit_counterMinggu Terakhir5249
mod_vvisit_counterBulan ini16448
mod_vvisit_counterBulan Terakhir23925
mod_vvisit_counterSemua hari1031240

Online (20 menit yang lalu): 14
IP Anda: 18.232.53.231
,
Hari ini: 21 Agus, 2019
Durian Lai PDF Cetak E-mail
Oleh Nurbani   
Kamis, 29 Maret 2012 08:53

Durian (Durio zibethinus Murray) merupakan buah-buahan tropika asli Asia Tenggara, terutama Indonesia. Sumber diversifikasi genetik tanaman durian terletak di Kalimantan dan Sumatera.  Di Indonesia tanaman durian tersebar luas diberbagai daerah dataran rendah sampai ketinggian 600 meter dpl.  Durian termasuk kedalam ordo Malvales, family Bombaceae dan genus durio memiliki 27 spesies. Dari 27 spesies yang ada sampai saat ini baru diketahui 6 spesies yang dapat dikonsumsi. Kalimantan Timur diketahui mempunyai banyak species durian lokal seperti Lai (Durio kutejensis), Kerantongan (Durio oxleyanus), Lahong (Durio dulcis), durian Burung (Durio lanceolatus), Lai Bengang (Durio exelsus) dan lain-lain.  Jenis-jenis durian liar ini memang banyak sehingga belum diketahui benar biologi dan taxonominya.  Hal ini merupakan potensi besar dalam pengembangan tanaman durian lokal, sehingga nantinya dapat diusahakan sedemikian rupa menjadi varietas durian unggul nasional.

SEKILAS MORFOLOGI DURIAN LAI

Lai (Durio kutejensis Hassk. Becc) berperawakan pohon, tingginya mencapai 24 meter dengan diameter batang 40 cm.  Buahnya bertipe kapsul, berbentuk bulat telur sampai menjorong, bersegi lima,  berukuran sampai 20 x 12 cm, berwarna kuning kusam, tertutup oleh duri-duri halus yang agak tumpul/tidak runcing, panjangnya 1-1,5 cm.  Bijinya berbentuk menjorong, panjangnya sampai 4 cm, berwarna coklat berkilap, terbungkus oleh aril yang berdaging, berwarna kuning dan tidak beraroma.  Tanaman yang dibudidayakan dapat mulai berbuah setelah pohonnya mencapai tinggi 4-5 meter. Arilnya mirip dengan aril durian yang sebenarnya.  Habitat asli tumbuhan alaminya ialah hutan lereng berbukit daerah pedalaman Kalimantan Timur.

Lai yang oleh masyarakat Dayak Kenyah disebut Durian Daun mempunyai lebar daun hampir sebesar telapak tangan orang dewasa dan banyak ditanam disekitar rumah atau ladang pinggiran sungai Mahakam, Kutai, Kalimatan Timur.  Sebagai durian yang tergolong genjah, lai  dapat berbuah setelah berumur 4-5 tahun dan memiliki profil pohon rindang.  Bentuk buahnya bulat, berwarna kuning dan berukuran kecil, kurang lebih setengah dari ukuran besar buah durian.  Rasa daging buahnya yang berwarna orange itu cukup manis dan empuk dengan aroma tidak begitu harum.  Kelompok lai diduga banyak kultivarnya, seperti di Kalimantan Timur saja dikenal 5-6 kultivar lai, begitu pula pada daerah lain hanya penyebutannya pada masing-masing daerah berbeda-beda.  Lai dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian tempat antara 50-200 m dpl dan penanaman sebaiknya dilakukan pada daerah-daerah yang mempunyai 2 bulan kering dan 9-12 bulan basah dengan curah hujan 1500-2500 mm per tahun merata sepanjang tahun.

Deskripsi Lai Mahakam

Asal

:

Desa Batuah, Kec. Loa Janan, Kab. Kutai Kartanegara,
Prov. Kalimantan Timur

Silsilah

:

Seleksi Pohon Induk

Golongan Varietas

:

Klon

Tinggi Pohon

:

17 m

Bentuk Tajuk

:

Payung

Lebar  Tajuk

:

10 m

Percabangan

:

Menyebar

Tinggi Cabang Pertama

:

1 m di atas permukaan tanah

Warna Batang

:

Coklat Keputihan

Bentuk Penampang Batang

:

Bulat

Bentuk Daun

:

Bulat Memanjang

Ukuran Daun

:

Panjang 22 – 28 cm, lebar 9 – 10 cm

Diameter Batang

:

55 cm

Warna Daun Bagian Atas

:

Hijau Tua

Warna Daun Bagian Bawah

:

Krem Keperakan

Permukaan Daun Bagian Atas

:

Halus

Permukaan Daun Bagian Bawah

:

Agak Kasar

Tepi Daun

:

Rata

Ujung Daun

:

Meruncing

Tipe Tulang Daun

:

Selang Seling

Kedudukan Daun

:

Selang Seling pada Cabang

Panjang Tangkai Daun

:

1,0 – 1,5 cm

Warna Kelopak Bunga

:

Krem Keperakan dan terdapat bercak – bercak kuning keperakan

Warna Mahkota Bunga

:

Merah Tua

Warna Kepala Putik

:

Putih Kecoklatan

Warna Benang Sari

:

Putih Kekuningan

Bentuk Bunga

:

Bulat

Jumlah Bunga Per Tandan

:

10 – 15 kuntum

Waktu Berbunga

:

Agustus - September

Waktu Panen

:

Desember – Januari

Bentuk Buah

:

Bulat Bersegi Lima

Ukuran Buah

:

Tinggi 14 – 16 cm, diameter 13 – 15 cm

Warna Buah Muda

:

Hijau

Warna Buah Tua

:

Kuning tua

Warna Daging Buah

:

Kuning dengan semburat jingga ( marker )

Ketebalan Daging Buah

:

0,8 – 1,0 cm

Rasa Daging Buah

:

Manis agak berlemak

Tekstur Daging Buah

:

Agak keras

Kandungan Gula

:

17o Brix

Kandungan Protein

:

6,70 %

Kandungan Lemak

:

2,14 %

Kandungan Air

:

57,96 %

Kandungan Karbohidrat

:

19,05 %

Kandungan Serat Kasar

:

2,28 %

Bentuk Biji

:

Bulat Memanjang

Ukuran Biji

:

Panjang 4 – 5 cm, diameter 9,5 – 15,9 cm

Warna Biji

:

Coklat

Berat Biji

:

7 – 8 g

Jumlah biji per buah

:

10 – 15 biji

Berat daging buah dan biji

:

35,5 – 37,0 g

Jumlah juring per buah

:

5 juring

Jumlah pongge per juring

:

4 – 6 pongge

Ketebalan Kulit Buah

:

6 – 7 mm

Duri Buah

:

Kecil, panjang dan rapat

Bentuk ujung duri

:

Runcing

Panjang duri

:

7 – 9 mm

Ukuran Tangkai Buah

:

Panjang 8 – 9 cm, diameter 2,0 – 2,5 cm

Kekerasan Buah

:

Agak Keras

Sifat Buah

:

Mudah Dibelah

Berat per Buah

:

1,0 – 1,2 Kg

Jumlah Buah per Tandan

:

1 – 3 Buah

Persentase Buah yang dapat dikonsumsi

:

45 – 50 %

Daya Simpan Buah pada Suhu Kamar (27 – 30o C)

:

7 – 8 Hari Setelah Panen

Hasil Buah

:

70 – 228 Kg/Pohon/Tahun

Keterangan

:

Beradaptasi dengan Baik di dataran reñida dengan altitude 10 – 100 m dpl

Identitas pohon induk tunggal

:

Tanaman Malik Alimuddin, Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur

Nomor Pohon Induk Tunggal

:

Dr.Am-1/KTM/0.17/03/2009

Perkiraan umur pohon induk tunggal

:

33 Tahun

 
Joomla Templates by JoomlaVision.com