Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
wbs
lapor
Katam
Portal PPID
eproduk
LPSE
upg

Agenda Sept-Nov 2022


Warning: Creating default object from empty value in /var/vhosts/kaltim/public/ind/modules/mod_eventlist/helper.php on line 102

Warning: Creating default object from empty value in /var/vhosts/kaltim/public/ind/modules/mod_eventlist/helper.php on line 102

Warning: Creating default object from empty value in /var/vhosts/kaltim/public/ind/modules/mod_eventlist/helper.php on line 102

Media Sosial

Counter Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini1227
mod_vvisit_counterKemarin2145
mod_vvisit_counterMinggu ini6505
mod_vvisit_counterMinggu Terakhir9376
mod_vvisit_counterBulan ini1227
mod_vvisit_counterBulan Terakhir45691
mod_vvisit_counterSemua hari2596831

Online (20 menit yang lalu): 42
IP Anda: 3.235.195.196
,
Hari ini: 01 Feb, 2023
Kutu Daun PDF Cetak E-mail
Oleh Sunaryo Syam   
Rabu, 31 Maret 2021 08:25

Kutu daun merupakan salah satu hama yang paling sering menyerang pertanaman cabai. Tanaman cabai yang dibudidayakan di IP2TP Samboja pun tidak luput dari serangan hama ini. Dari hasil pengamatan dan identifikasi morfologi yang dilakukan, spesies kutu daun yang menyerang diduga Aphis gossypii.


Serangga yang juga berperan sebagai vektor penyakit virus mosaic ini dapat ditemukan di bagian bawah daun, ranting, cabang, batang dan tangkai tanaman cabai.  Tanaman yang terserang akan menunjukkan gejala perubahan tekstrur daun menjadi keriput, mengecil dan keriting, lalu berangsur-angsur dapat menguning dan layu.


Serangga dengan ukuran 0,9-1,8 mm ini dapat dikendalikan dengan berbagai cara. Untuk serangan yang ringan dapat dilakukan dengan menyingkirkan kutu menggunakan kuas ukuran kecil atau memotong bagian tanaman yang terserang. Pengendalian secara alami dapat dilakukan menggunakan cendawan entomopatogen beauveria bassiana maupun pestisida nabati. Pengendalian kimiawi menggunakan insektisida sesuai dosis anjuran dapat dilakukan  jika terjadi serangan berat yang berpotensi merugikan.

 
Joomla Templates by JoomlaVision.com