Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
wbs
Suplemen Sinta
upg
Katam
pustaka
Portal PPID

Media Sosial

Agenda Januari 2021

Counter Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini406
mod_vvisit_counterKemarin1579
mod_vvisit_counterMinggu ini1985
mod_vvisit_counterMinggu Terakhir14046
mod_vvisit_counterBulan ini20751
mod_vvisit_counterBulan Terakhir51103
mod_vvisit_counterSemua hari1704807

Online (20 menit yang lalu): 33
IP Anda: 3.238.240.197
,
Hari ini: 12 Apr, 2021
Kebersihan Kandang Kunci Ternak Sehat PDF Cetak E-mail
Oleh Sionita GG   
Senin, 22 Maret 2021 13:31

Sebagian besar peternak rakyat memelihara ternak sebagai tabungan untuk keperluan yang mendadak. Bila pemeliharaan ternak ditingkatkan dan pola pemikiran berubah, maka kegiatan memelihara ternak bukan hanya sebagai tabungan namun bisa memberikan keuntungan. Ternak yang memberikan keuntungan tentu saja didukung dengan manajemen kandang yang baik. Adapun kategori kandang yang produktif atau menghasilkan menurut Hidayat dkk (2015) adalah :

  1. Produktivitas (pertambahan bobot badan, anakan, lepas sapih)
  2. Reproduksi (jarak kelahiran)
  3. Pakan (mutu, kuantitas, dan kontinuitas)

Kandang produktif tentu saja harus memenuhi persyaratan salah satunya manajemen kebersihan kandang. Kandang yang bersih merupakan persyaratan penting untuk kesehatan dan produksi hewan ternak. Kategori kandang sehat menurut Hidayat dkk (2015) adalah memenuhi aspek-aspek yakni :

  1. Teknis Kandang (letak, ukuran, lantai, bentuk, sirkulasi udara, fasilitas kandang, bahan kandang, atap, dan dinding)
  2. Lingkungan kandang (drainase, instalasi limbah, tempat gembala, kebersihan, dan sumber air)
  3. Ternak (kebersihan kulit, mata, moncong, kuku, dll)
  4. Peternak dan keluarga (sehat dan riwayat kesehatan)

Kebersihan kandang dipengaruhi oleh teknis kandang seperti salah satunya kemiringan lantai yang diatur sehingga limbah ternak dapat dibersihkan lebih mudah. Selain itu frekuensi membersihkan kotoran jika memungkinkan dua kali sehari, atau pada sapi perah harus dibersihkan sesegera mungkin agar menjaga kualitas susu yang dihasilkan. Jika kotoran tidak disingkirkan, maka kemungkinan besar dapat menempel pada ambing sehingga mempengaruhi kesehatan ambing dan kualitas susu akan menurun. Ambing dapat mengalami peradangan dan infeksi yang disebut mastitis. Kotoran mengandung berbagai macam mikroorganisme yang dapat menjadi agen penyakit baik bagi ternak maupun manusia.

Kotoran yang tidak dibersihkan juga mengundang lalat yang merupakan suatu vektor penyakit. Jika tidak dibersihkan, kotoran akan menumpuk dan menimbulkan bau busuk sehingga banyak lalat berdatangan. Kandang yang berdekatan dengan rumah penduduk dapat menyebabkan penularan penyakit salah satunya diare. Selain itu ada pula jenis lalat parasit ternak seperti Stomoxys sp. yang menghisap darah ternak dan dapat menjadi agen penyebaran parasit darah ternak. Selain lalat, terdapat caplak, kutu dan nyamuk yang juga tertarik dengan kondisi kandang yang kotor. Vektor tersebut merupakan pembawa parasit darah pada ternak seperti Babesia sp., Theileria sp., Trypanosoma sp., Anaplasma sp., dll.  Kerugian pada ternak berupa pertumbuhan yang terhambat, penurunan berat badan, penurunan daya kerja, penurunan daya reproduksi, penurunan reproduksi susu, dan aborsi.

Adapun cara menjaga kebersihan kandang sebagai berikut :

 

  1. Menjaga kebersihan lantai kandang dengan desinfektan
  2. Membersihkan kotoran secara teratur
  3. Membersihkan wadah pakan dan minum setiap hari
  4. Menjaga kebersihan hewan terutama untuk ternak perah
  5. Melakukan penyemprotan anti serangga jika diperlukan
 
Joomla Templates by JoomlaVision.com