Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
wbs
Suplemen Sinta
upg
Katam
pustaka
Portal PPID

Media Sosial

Agenda Januari 2021

Counter Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini348
mod_vvisit_counterKemarin1579
mod_vvisit_counterMinggu ini1927
mod_vvisit_counterMinggu Terakhir14046
mod_vvisit_counterBulan ini20693
mod_vvisit_counterBulan Terakhir51103
mod_vvisit_counterSemua hari1704749

Online (20 menit yang lalu): 32
IP Anda: 3.238.240.197
,
Hari ini: 12 Apr, 2021
Pemberian Pakan Tambahan Selama 2 Bulan Pre dan Post-Partum Untuk Meningkatkan Kinerja Reproduksi Ternak Sapi PDF Cetak E-mail
Oleh Ludy KK   
Kamis, 18 Maret 2021 15:17

Jarak beranak yang lama merupakan salah satu kendala dalam kinerja reproduksi ternak sapi, yang akan berdampak pada lambatnya perkembangan populasi dan produksi ternak sekaligus petani ternak mengalami kerugian terhadap usaha ternak yang dilakukannya.


Penyebab utamanya adalah terlambatnya estrus pertama setelah sapi beranak. Tubuh induk yang terlalu kurus setelah beranak tidak hanya mengurangi produksi susunya, tetapi juga memperlambat gejala estrusnya (kawin kembali), sehingga program 1 induk 1 pedet 1 tahun akan semakin sulit tercapai. Oleh karena itu, Kementerian Pertanian telah mencanangkan program “Sikomandan” dengan tujuan meningkatkan populasi dan produksi ternak sapi dan kerbau, salah satunya melalui kegiatan efisiensi reproduksi.


Seperti diketahui, di IP2TP Samboja, BPTP Kalimantan Timur dalam pola pembibitan sapi Peranakan Ongole (PO) telah menerapkan pemberian pakan tambahan selama 2 bulan pre dan post-partum dengan tujuan 2-3 bulan setelah beranak induk sapi tidak kurus dan sudah muncul gejala estrusnya (minta kawin), hal ini dapat dilihat dari kondisi induk-induk sapi saat ini sudah dalam posisi bunting, karena 3-4 bulan setelah beranak sudah dikawinkan. Pakan tambahan yang diberikan sebanyak 2-3 kg/ekor/hari berupa bungkil sawit, dedak padi dan ampas tahu serta pemberian vitamin


 
Joomla Templates by JoomlaVision.com