Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
wbs
upg
Katam
pustaka
Suplemen Sinta

Media Sosial

Counter Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini117
mod_vvisit_counterKemarin620
mod_vvisit_counterMinggu ini737
mod_vvisit_counterMinggu Terakhir5249
mod_vvisit_counterBulan ini14117
mod_vvisit_counterBulan Terakhir23925
mod_vvisit_counterSemua hari1028909

Online (20 menit yang lalu): 6
IP Anda: 35.175.120.59
,
Hari ini: 18 Agus, 2019
Santri Tani Milenial Kaltim PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Ekayujaya   
Jumat, 15 Februari 2019 16:47

Regenerasi sumber daya manusia di sektor pertanian adalah satu dari masalah utama pembangunan pertanian di Indonesia. Untuk itu Kementerian Pertanian selalu berupaya melakukan kegiatan yang bisa menarik minat generasi muda agar bergerak di sektor pertanian. Hal ini penting mengingat kebutuhan pangan masa depan akan semakin besar seiring laju pertumbuhan penduduk, tapi pekerja sektor pertanian semakin sedikit dan tinggal petani yang senior.

Melalui program "Santri Tani Milenial", Kementerian Pertanian melakukan berbagai upaya agar pertanian bisa menjadi sektor yang memiliki daya tarik bagi generasi muda. Santri Tani Milenial ini merupakan upaya serius Kementan dalam regenerasi di sektor pertanian. Dunia pesantren menjadi sasaran mengingat pesantren mengedepankan pendidikan yang berbasis aplikasi sehingga bukan sekedar ilmu pengetahuan yang diberikan melainkan langkah nyata meningkatkan kesadaran, minat, dan bekal berwirausaha tani yang diberikan kepada para santri saat kembali ke masyarakat.

Untuk itu dalam rangka mengembangkan program Santri Milenial yang di usung Kementerian Pertanian di Kalimantan Timur, Kepala BPTP Balitbangtan Kaltim (Dr. Muh. Amin) memberikan bekal pengetahuan pertanian kepada para santri. Pembekalan yang dilakukan melalui pemaparan tentang Pertanian Modern dibarengi dengan Gerakan Tanam Jagung bersama santri Pondok Pesantren Alam Terpadu Al-Muhajirin, Desa Muara Badak Ulu, Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara (15/02/2019).

Melalui gerakan tanam bersama jagung, Kepala BPTP Balitbangtan Kaltim berserta Tim memberikan pembelajaran dan praktek langsung kepada para santri terkait budidaya jagung. Kegiatan ini selain dihadiri oleh para santri dan pengajar serta pengurus pondok pesantren Al Muhajirin, juga di hadiri langsung oleh Pimpinan Pondok Pensantren Al Muhajirin (H. Ambo Ungke Mayora), Camat Muara Badak (Arfan) dan Penyuluh Pertanian Wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara.

Dalam sambutannya, Pimpinan Pondok Pesantren menyatakan terima kasih atas upaya BPTP yang mau melakukan pendampingan pengembangan tanaman jagung di pondok pesantren Al Muhajirin. Melalui kegiatan ini, H. Ambo berharap santri di pondok pesantrennya bisa mengaplikasikan ilmu pertanian yang didapat jika kelak tidak "nyantri" lagi, disamping itu melalui kegiatan ini, dia berharap bisa memberikan pemasukan yang akan pastinya akan sangat membantu kelancaran kegiatan di pondok pesantren Al Muhajirin. Seirama dengan yang disampaikan oleh Camat Muara Badak, yang sangat mengapresiasi upaya BPTP dalam membangun kemandirian santri melalui kegiatan Santri Tani Milenial. Disamping itu menurutnya, kegiatan yang dilakukan oleh BPTP ini akan sangat membantu pengembangan program Revolusi Jagung yang memang menjadi prioritas  pemerintahan Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kegiatan yang berlangsung di tengah teriknya mentari ini ternyata diikuti dengan antusias oleh para santri, bahkan saat uji coba alat tanam jagung, para santri memenuhi areal praktek untuk melihat secara langsung bagaimna alat tersebut bekerja. "Kami Cinta Pertanian" teriakan yang menggema bahkan mengalahkan panas teriknya mentari. Kepala BPTP Balitbangtan cukup berbangga hati melihat antusiaime para santri, menurutnya generasi muda yang penuh semangat adalah salah satu kunci keberhasilan dalam pembangunan. Untuk itu Muh. Amin optimis kegiatan ini akan membawa pengaruh yang baik bagi para santri dan bagi kemajuan sektor pertanian di Kabupaten Kukar khususnya. Disamping itu Muh.Amin menegaskan pihaknya akan terus melakukan pendampingan teknologi bagi para santri terkait budidaya tanaman jagung.

Pada kesempatan tersebut, Kepala BPTP juga melakukan menyerahkan bibit benih Jagung Nasa 29 Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al Muhajirin dan disaksikan oleh Camat Muara. Bibit inilah yang nantinya akan dibudidayakan di lahan pesantren, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatangan MOU Kerjasama BPTP dengan Pesantren.

 
Joomla Templates by JoomlaVision.com