Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
wbs
upg
Katam
Suplemen Sinta
pustaka

Media Sosial

Counter Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini651
mod_vvisit_counterKemarin759
mod_vvisit_counterMinggu ini4401
mod_vvisit_counterMinggu Terakhir7397
mod_vvisit_counterBulan ini17723
mod_vvisit_counterBulan Terakhir28118
mod_vvisit_counterSemua hari1085278

Online (20 menit yang lalu): 15
IP Anda: 18.204.227.250
,
Hari ini: 17 Okt, 2019
Panen Gaya Baru di Sepunggur-Bulungan PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh iwan   
Minggu, 18 November 2018 16:55

UPT Sepunggur, daerah transmigrasi baru berada di kawasan DAS Sungai Kayan. Lokasi ada di Kecamatan Tanjung Selor Kab. Bulungan yang dihuni 500 KK berasal dari Jawa Tengah,  Daerah Istimewa Jogjakarta dan masyarakat lokal Bulungan, penempatan tahun 2015-2017. Panen padi musim gadu tahun ini terbilang sukses, karena musim tanam sebelumnya petani hanya memperoleh hasil sedikit (sekitar 10 karung) akibat serangan walang sangit. Demikian dikeluhkan petani ketika awal sosialisasi kegiatan pengkajian "Inovasi Teknologi Pengelolaan Lahan Rawa Pasang Surut Bukaan Baru Spesifik Lokasi" pada awal bulan Juli yang lalu.

Sabtu (17/11) kemaren, bapak Bupati Kab. Bulungan Prov. Kaltara beserta rombongan berkenan hadir dalam acara panen dan temu lapang uji adaptasi VUB (Inpara 5, Inpara 7, Inpari 30, Inpari 40, Inpago 8 dan Towuti) dan padi lokal (Padi Malinau dan Padi ikan) di Poktan Maulana Alam Sejahtera.

Walaupun paket pengelolaan lahan rawa sudah siap namun belum aplikatif karena kompleksnya permasalahan di lahan rawa (aspek teknis dan sosial budaya), apalagi lahan bukaan baru. Oleh karena itu dengan adanya kajian dari BPTP Kaltim diharapkan ada rekomendasi paket teknologi spesifik lokasi nantinya.

Hasil ubinan masing-masing VUB bervariasi. Produktivitas Towuti berkisar 4,4 - 8 ton GKP/ha dan Inpari 40 yaitu 5,6 ton GKP/ha. Sedangkan hasil ubinan BPS yaitu 3,8 ton GKP/ha (Inpari 40), demikian angka yang disampaikan kepala BPS yang hadir pada acara tsb.

Secara umum keragaan tanaman VUB maupun padi lokal menunjukkan hasil cukup bagus dan menggembirakan petani, sehingga petani bisa panen diluar musim gadu biasanya (April-Sept), diberi sebutan "panen gaya baru", demikian istilah yang diberikan oleh petani dengan kepala BPP Tanjung Selor. Hal ini membuktikan bahwa Kab. Bulungan bisa panen di luar musim.

Gerakan tanam padi yang telah dilakukan BPTP Kaltim di bulan Juli-Agustus di UPT Sepunggur Kec. Tanjung Selor (lahan rawa pasang surut) dan Desa Panca Agung Kec. Tanjung Palas Utara (lahan sawah tadah hujan) telah menjawab keraguan dan keengganan petani menanam padi di musim gadu.

Setelah acara panen, ahli peneliti utama dari BALITTRA bersama penanggungjawab kegiatan KP4S melakukan kunjungan lapangan di lokasi petani kooperator. Kab. Bulungan memiliki potensi padi lokal yang menjanjikan, (1) padi Malinau dengan umur 78 hari dapat dijadikan varietas unggul lokal untuk meningkatkan IP menjadi 300, selain tekstur nasinya yang pulen, (2) padi ikan, dengan tanam 1-2 bibit  menghasilkan anakan 50 - 65  per-rumpun.

 
Joomla Templates by JoomlaVision.com