Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
wbs
Suplemen Sinta
Katam
cybex
pustaka

Media Sosial

Counter Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini681
mod_vvisit_counterKemarin691
mod_vvisit_counterMinggu ini3473
mod_vvisit_counterMinggu Terakhir4694
mod_vvisit_counterBulan ini12866
mod_vvisit_counterBulan Terakhir16851
mod_vvisit_counterSemua hari787444

Online (20 menit yang lalu): 15
IP Anda: 54.80.96.153
,
Hari ini: 20 Sep, 2018
Dongkrak Produktivitas ADAN dengan Jarwo 2:1 PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Tim Redaksi   
Sabtu, 08 September 2018 14:51

Padi Adan adalah salah satu komoditas unggulan Krayan karena memiliki nilai ekonomis yang tinggi, selain karena rasanya yang enak dan pulen juga karena padi Adan dibudidayakan secara organik sehingga lebih sehat untuk dikonsumsi.

Nilai ekonomis yang tinggi tersebut belum didukung dengan produksi yang cukup baik, hal ini karena umur dari padi adan kurang lebih 6 bulan sehingga hanya bisa 1 kali dalam 1 tahun untuk tanam dan juga pola tanam yang dipakai masih tanam secara acak sehingga kurang optimal dalam tingkat produktivitasnya.

Untuk meningkatkan produktivitas tersebut BPTP Balitbangtan Kaltim hadir dengan inovasi pola tanam jajar legowo 2:1 yang diintegrasikan dengan kerbau krayan untuk tanam padi Adan di Krayan.

Agar masyarakat tani di Krayan menerapkan pola tanam jajar legowo tersebut, selasa 4 September 2018, bertempat di lahan kelompok tani Usaha jati desa Long Api Kecamatan Krayan Induk BPTP Balitbangtan Kaltim bersama BPP Krayan mengadakan Bimbingan Teknis sekaligus tanam bersama pola tanam jajar legowo 2:1 untuk padi adan.

Acara tersebut dihadiri anggota kelompok tani Usaha Jati, KTNA, PPL lingkup Krayan, Camat, Kepala Desa, P4S, Koramil. Ir. Nurbani yang merupakan Penanggung Jawab Kegiatan Dukungan Inovasi Pertanian di Wilayah Perbatasan (DIP-WP) mengharapkan agar masyarakat tidak ragu lagi untuk menerapkan pola tanam jajar legowo ini agar produktivitas padi adan bisa meningkat.


“Berdasar catatan yang telah dilakukan pada tanam sebelumya pola tanam jajar legowo mampu meningkatkan produkti  600 – 800 kg/ha.  Dengan luas baku yang kurang lebih 3.466 ha maka jika dilakukan tanam dengan jajar legowo tentu akan sangat berdampak pada  tingkat produksi padi adan di Krayan ini”, ujar Nurbani.

Kepala BPP Krayan (Charles), sangat mengharapkan masyarakat menerapkan cara tanam jajar legowo ini dalam budidaya padi adan ini karena telah terbukti nyata membawa peningkatan yang signifikan terhadap hasil panen.


Pada kesempatan yang sama, Camat Krayan Induk (Helmi) menyampaikan ucapan terima kasih kepada BPTP Balitbangtan kalimantan Timur yang selama beberapa tahun ini melakukan bimbingan dan pendampingan di sektor Pertanian untuk masyarakat Tani Krayan. Khusus untuk padi Adan, Helmi mengungkapkan pengalamannya bahwa tidak saja meningkatkan 30-40 % bahkan sampai 70% jika dilakukan tanam dengan jajar legowo 2:1.

Diakhir acara Helmi mengharapkan BPTP Balitbangtan Kalimantan Timur dengan dukungan Pemerintah Daerah agar tetap melakukan pendampingan untuk peningkatan produktivitas dan kualitas padi adan yang organik tersebut sehingga bisa mengangkat dan meningkatkan pendapatan masyarakat tani di Krayan.

Dongkrak Produktivitas ADAN dengan Jarwo 2:1

Padi Adan adalah salah satu komoditas unggulan Krayan karena memiliki nilai ekonomis yang tinggi, selain karena rasanya yang enak dan pulen juga karena padi Adan dibudidayakan secara organik sehingga lebih sehat untuk dikonsumsi.

Nilai ekonomis yang tinggi tersebut belum didukung dengan produksi yang cukup baik, hal ini karena umur dari padi adan kurang lebih 6 bulan sehingga hanya bisa 1 kali dalam 1 tahun untuk tanam dan juga pola tanam yang dipakai masih tanam secara acak sehingga kurang optimal dalam tingkat produktivitasnya.

Untuk meningkatkan produktivitas tersebut BPTP Balitbangtan Kaltim hadir dengan inovasi pola tanam jajar legowo 2:1 yang diintegrasikan dengan kerbau krayan untuk tanam padi Adan di Krayan.

Agar masyarakat tani di Krayan menerapkan pola tanam jajar legowo tersebut, selasa 4 September 2018, bertempat di lahan kelompok tani Usaha jati desa Long Api Kecamatan Krayan Induk BPTP Balitbangtan Kaltim bersama BPP Krayan mengadakan Bimbingan Teknis sekaligus tanam bersama pola tanam jajar legowo 2:1 untuk padi adan.

Acara tersebut dihadiri anggota kelompok tani Usaha Jati, KTNA, PPL lingkup Krayan, Camat, Kepala Desa, P4S, Koramil. Ir. Nurbani yang merupakan Penanggung Jawab Kegiatan Dukungan Inovasi Pertanian di Wilayah Perbatasan (DIP-WP) mengharapkan agar masyarakat tidak ragu lagi untuk menerapkan pola tanam jajar legowo ini agar produktivitas padi adan bisa meningkat.

“Berdasar catatan yang telah dilakukan pada tanam sebelumya pola tanam jajar legowo mampu meningkatkan produkti 600 – 800 kg/ha. Dengan luas baku yang kurang lebih 3.466 ha maka jika dilakukan tanam dengan jajar legowo tentu akan sangat berdampak pada tingkat produksi padi adan di Krayan ini”, ujar Nurbani.

Pada kesempatan yang sama, Camat Krayan Induk (Helmi) menyampaikan ucapan terima kasih kepada BPTP Balitbangtan kalimantan Timur yang selama beberapa tahun ini melakukan bimbingan dan pendampingan di sektor Pertanian untuk masyarakat Tani Krayan. Khusus untuk padi Adan, Helmi mengungkapkan pengalamannya bahwa tidak saja meningkatkan 30-40 % bahkan sampai 70% jika dilakukan tanam dengan jajar legowo 2:1.

Diakhir acara Helmi mengharapkan BPTP Balitbangtan Kalimantan Timur dengan dukungan Pemerintah Daerah agar tetap melakukan pendampingan untuk peningkatan produktivitas dan kualitas padi adan yang organik tersebut sehingga bisa mengangkat dan meningkatkan pendapatan masyarakat tani di Krayan.

 
Joomla Templates by JoomlaVision.com