Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Suplemen Sinta
Katam
wbs
cybex
pustaka

Media Sosial

Counter Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini507
mod_vvisit_counterKemarin491
mod_vvisit_counterMinggu ini3459
mod_vvisit_counterMinggu Terakhir2306
mod_vvisit_counterBulan ini10386
mod_vvisit_counterBulan Terakhir19014
mod_vvisit_counterSemua hari736593

Online (20 menit yang lalu): 12
IP Anda: 54.198.86.28
,
Hari ini: 23 Jun, 2018
Pemanfaatan Limbah Kelapa Sawit Untuk Pakan Ternak PDF Cetak E-mail
Oleh Dhyani N   
Sabtu, 26 Mei 2018 10:24

Dengan semakin berkurangnya lahan rumput dan padang gembala karena semakin banyak alih fungsi lahan untuk pembangunan, industri, perumahan dan lain-lain, sementara  populasi ternak ternak semakin meningkat maka diperlukan alternatif pakan ternak yang ada.  Kalimantan Timur memiliki perkebunan kelapa sawit yang hasil sampingnya berpotensi sebagai pakan ternak.

Limbah yang dihasilkan dari kebun maupun industri pengolahan kelapa sawit, telah dinyatakan beberapa peneliti sangat bermanfaat sebagai pakan ternak terutama ruminansia dan unggas.  Limbah sawit yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak yaitu berupa pelepah dan daun, serta bungkil inti  sawit.

Pelepah daun sawit

  • Pelepah sawit merupakan pakan dengan serat tinggi namun protein rendah.
  • Daunnya memiliki kandungan serat lebih rendah dan proteinnya lebih tinggi.
  • Pemanfaatan:  dicacah halus seperti abon dengan alat shredder agar lidinya tidak tajam dan membahayakan ternak

Sebagai pengganti rumput kandungan kadar protein kasar untuk Pelepah 3% dan daun  14 %, sementara jika dicampur antara pelepah dan daun digiling sekaligus kadar protein 6-7%.

Bungkil inti kelapa sawit adalah salah satu hasil ikutan industri kelapa sawit dimana produksinya cukup melimpah.  Upaya penggunaan limbah ini untuk pakan telah pula dilakukan yakni sebagai sumber energi atau protein.

Tabel Komposisi Nutrien Produk Samping Kelapa Sawit

Bahan

Komposisi Nutrien

BK, %

Protein, %

Lemak, %

Ca, %

P, %

GE, Mkal/kg

Daun tanpa lidi

46.2

14.1

4.4

0.8

0.1

4.4

Pelepah

26.1

3.1

1.1

0.9

0.1

4.8

Solid

24.1

14.6

14.8

1.0

0.2

4.1

Bungkil /BIS

91.8

16.3

6.5

0.5

0.8

5.1

Serat perasan

93.1

6.2

3.2

-

-

4.6

Tandan kosong

92.1

3.7

4.7

0.2

0.0

3.3


Tabel Perbandingan Komposisi Nutrien

Jenis

Protein (%)

Serat kasar (%)

Energi (kkal/kg)

Rumput alam

8,2

31,8

3.562

Daun sawit

14,1

21,5

4.461

Pelepah sawit

3,1

50,9

4.841

 

 

Cara pemberian ransum

  • Ransum berbasis produk samping kelapa sawit dapat berupa rumput cacah/daun sawit/pelepah daun sawit ditambah konsentrat yang diberikan secara terpisah atau legum/dedaunan.
  • Cara kedua pakan disusun dari pelepah daun sawit halus dicampur dengan konsentrat dan diberikan secara bersama-sama sebagai pakan komplit.

Contoh Sapi 250 kg

  • Jumlah rumput segar yang diberikan 10-15% dari Bobot hidup sapi, diberi 25-35 kg rumput segar setara dengan 10-15 kg pelepah daun sawit halus
  • Tetap diberi pakan tambahan/konsentrat  5-7 kg

Pembuatan Silase

Pelepah daun sawit 30-60% dari total ransum ditambah pakan tambahan 40-70% abon pelepah daun sawit ditambah imbuhan.

Silase

  1. Bahan: Abon pelepah daun sawit segar
  2. Ditambah salah satu sumber energi (molases, dedak padi, tepung jagung, onggok) 5-10% dari bahan silase atau probiotik.
  3. Dibuat lapisan-lapisan antara bahan dengan imbuhan atau
  4. Dilanjutkan dengan pencampuran sampai merata
  5. Menjaga kadar air antara 50-60%.
  6. Disimpan secara padat dalam wadah/kantong dalam kondisi kedap udara (anaerob).
  7. Hasil silase yang baik membutuhkan waktu fermentasi 21 hari untuk selanjutnya diberikan pada sapi dalam kondisi segar.
  8. Silase ini dapat disimpan sebagai cadangan pakan hingga 2-3 bulan dengan mempertahankan kondisi anaerob.

 

 
Joomla Templates by JoomlaVision.com