Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
upg
Suplemen Sinta
pustaka
wbs
Katam

Media Sosial

Counter Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini507
mod_vvisit_counterKemarin970
mod_vvisit_counterMinggu ini3976
mod_vvisit_counterMinggu Terakhir6692
mod_vvisit_counterBulan ini16767
mod_vvisit_counterBulan Terakhir24645
mod_vvisit_counterSemua hari1056204

Online (20 menit yang lalu): 13
IP Anda: 35.175.191.150
,
Hari ini: 19 Sep, 2019
VUB Padi Gogo Prospektif di Kalimantan Timur PDF Cetak E-mail
Oleh Sumarmiyati   
Sabtu, 14 Oktober 2017 08:51

Disela-sela Rakor UPSUS Pajale Prov. Kalimantan Timur,Kamis 12/10/2017, disosialisasikan pemanfaatan data sumber daya lahan untuk mendukung pembangunan pertanian oleh peneliti dari BBSDLP Balitbangtan Kementan. Informasi data ini sangat berguna untuk identifikasi, deliniasi, merevisi tata ruang wilayah kabupaten. Salah satu fokus dari pemanfaatan data ini adalah untuk mendukung terbentuknya LPBE (Lumbung Pangan Berorientasi Ekspor), swasembada pangan dan terbentuknya daerah penyangga pangan bagi kota besar.

Dr. Yiyik Sulaiman peneliti BBSDLP Balitbangtan Kementan mengatakan dengan adanya peta Rekomendasi Pengelolaan Lahan ini maka masing-masing wilayah akan terbaca potensi lahan dan kesesuaiannya untuk beberapa komoditas. Saat ini paket Rekomendasi Pengelolaan Lahan (RPL) terbatas pada 9 komoditas utama diantaranya padi, jagung, kedelai, bawang merah, cabai merah, tebu, kakao, sawit, dan pakan ternak. Saat ini juga sedang dikembangkan untuk 16 komoditas lain. Pada kesempatan ini juga dilakukan demo pelatihan pembacaan peta RPL masing-masing kabupaten yang dipandu langsung oleh Ir. Ani G. Mulyani dan penyerahan Peta Kesesuaian Lahan bagi 10 Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Timur.

Sebagai dukungan untuk mempercepat pencapaian swasembada pangan melalui pendampingan UPSUS, Kepala BPTP Balitbangtan KaltimDr. Muhammad Amin, S.Pi, M.Si disela-sela acara rakor ini juga menyampaikan Sosialisasi Pengembangan Padi Gogo di Kalimantan Timur. BPTP Kaltim melalui teknologi inovasinya telah mengembangkan beberapa varietas unggul padi gogo untuk lahan sawah/kering pada tahun 2016-2017 melalui pendampingan PTT Padi Gogo dibeberapa wilayah di Kalimantan Timur. Mengingat saat ini produksi padi ladang/gogo produksinya masih rendah berkisar 1-1,6 ton/ha, untuk itu dikenalkan varietas unggul padi gogo. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi,meningkatkan daya saing produk dan diversifikasi pangan, papar Dr.Muhammad Amin.

Inpago 8, dengan potensi hasil 8,1 t/ha serta Tahan terhadap penyakit blas ras 073, 173, 033 dan 133

Lebih lanjut Amin menyampaikan beberapa varietas padi gogo yang sudah dikembangkan antara lain Towuti, Situbagendit, Inpago 4, 5, 6, 7, 8, dan 9. Dari beberapa wilayah menunjukkan penampilan padi gogo sangat bervariasi, di Santan Hulu, Inpago 5 produksinya mencapai 11,8 ton/ha GKP, Handil Baru (Kec.Samboja) Inpago 8, berkisar 4,5 ton/ha GKP, Santan Tengah (Kec.Marangkayu)produksi Inpago 8 mencapai 6,5 ton/ha GKP. Sedangkan di Samboja, Inpago 5 mencapai 5,1 ton/ha GKP sedangkan Inpago 8 mencapai 3,0 ton/ha GKP. Potensi ini tentunya sangat prospektif untuk di kembangkan di beberapa wilayah lain di Kalimantan Timur. Dengan sentuhan teknologi inovasi seperti rekomendasi pemupukan, sistem tanam jarwo dan pengelolaan tanam terpadu berdasar pola tanam yang disesuaikan dengan local wisdom (kearifan lokal) diharapkan peningkatan produksi padi di Kalimantan Timur segera dapat terwujud.

 
Joomla Templates by JoomlaVision.com